MPLS SMAN 9 Tambun Selatan Bangun Generasi Berkarakter, Sekolah Ramah Anak dan Pengembangan Bakat Jadi Prioritas
Tambun Selatan, Bintang_Save.com – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 9 Tambun Selatan memasuki hari ketiga pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru kelas X, tetapi juga momentum penting untuk menanamkan karakter, kedisiplinan, serta membangun rasa percaya diri siswa dalam memasuki jenjang pendidikan SMA.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 9 Tambun Selatan, Ricky Haryadi, M.Sn., saat diwawancarai Bintang Save, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian MPLS dilaksanakan mengacu pada kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat beserta petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Salah satu fokus utama yang diutamakan adalah mewujudkan Sekolah Ramah Anak, sehingga peserta didik dapat merasa aman, nyaman, dan memperoleh ruang untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.
"Program MPLS kami mengikuti arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tujuan utamanya adalah membentuk peserta didik yang berkarakter melalui konsep Sekolah Ramah Anak," ujar Ricky.
Menurutnya, pada hari ketiga MPLS, sekolah memberikan kesempatan kepada seluruh peserta didik baru untuk mengenal berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi wadah pengembangan bakat, minat, dan potensi siswa. Beragam ekstrakurikuler, mulai dari Pramuka, PMR, olahraga, seni, hingga organisasi sekolah, diperkenalkan melalui pameran karya dan penampilan kakak kelas sebagai inspirasi bagi peserta didik baru.

"Kami ingin setiap anak memiliki ruang untuk berkembang. Apa pun bakatnya, sekolah siap memfasilitasi agar mereka dapat mengembangkan kemampuan yang dimiliki melalui kegiatan ekstrakurikuler," katanya.
Selain memperkenalkan kegiatan sekolah, pihak SMAN 9 Tambun Selatan juga mengenalkan seluruh tenaga pendidik beserta tugas dan fungsinya. Langkah tersebut dilakukan agar peserta didik baru lebih mengenal para guru yang akan mendampingi mereka selama tiga tahun menempuh pendidikan.
.jpeg)
Dalam kegiatan MPLS juga disampaikan berbagai program sekolah, kurikulum pembelajaran, tata tertib, budaya sekolah, hingga berbagai aktivitas positif yang diharapkan mampu membentuk pribadi peserta didik yang disiplin, santun, dan bertanggung jawab.
Ricky mengakui bahwa kondisi sarana dan prasarana sekolah masih memerlukan penambahan ruang belajar. Namun demikian, pihak sekolah terus berupaya mengoptimalkan fasilitas yang tersedia agar proses pembelajaran tetap berlangsung dengan nyaman dan kondusif.
"Kami memaksimalkan seluruh fasilitas yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar peserta didik merasa nyaman belajar di SMAN 9 Tambun Selatan dan memperoleh ilmu yang bermanfaat," ungkapnya.
Di akhir wawancara, Ricky menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian MPLS dapat menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter peserta didik baru.
"Kami berharap anak-anak memiliki kedisiplinan yang baik, karakter yang kuat, memahami tata tertib sekolah, berperilaku santun, serta mampu menerapkan nilai-nilai positif tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat," tuturnya.
Melalui pelaksanaan MPLS yang edukatif dan humanis, SMAN 9 Tambun Selatan menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang berprestasi, mandiri, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (TS)
0 Komen