post image

Guru Inspiratif: Perjalanan Menjadi Pendidik yang Menginspirasi Generasi Muda

Cikarang Barat, Bintang Save.Com -Memperingati Hari Guru Nasional Ke-79 tahun 2024 di SMAN 2 Cikarang Barat. Bintang save Dalam wawancara eksklusif, Nanang, seorang guru di SMAN 2 Cikarang Barat, berbagi kisah inspiratif tentang perjalanan hidupnya sebagai pendidik yang penuh dedikasi. Awalnya, menjadi guru bukanlah impian Nanang. Ketika memilih jurusan di perguruan tinggi, ia bercita-cita menjadi pelatih atau bekerja di bidang lain. Namun, takdir membawanya ke dunia pendidikan.

“Awalnya, saya hanya mengajar ekstrakurikuler, bukan sebagai guru penuh waktu. Seiring waktu, saya merasa terpanggil untuk mendalami profesi ini,” ujar Nanang. Inspirasi terbesar datang dari orang tuanya. Meskipun tidak berlatar belakang pendidik, nasihat ayahnya yang pernah bercita-cita menjadi guru agama, namun terkendala kondisi ekonomi, menjadi titik balik dalam perjalanan hidupnya. “Ayah saya pernah berkata, 'Kalau bisa, lanjutkan cita-cita Bapak, jadilah guru.' Pesan ini menguatkan tekad saya untuk terjun ke dunia pendidikan,” katanya.

 

Momen Paling Berkesan

 

Nanang mengungkapkan bahwa kebahagiaan terbesar bukan hanya saat mengajar di kelas, tetapi ketika melihat siswa berhasil mencapai cita-cita mereka. “Ketika siswa datang kembali ke sekolah setelah lulus dan mengenakan seragam profesi yang mereka impikan, seperti polisi, itu adalah kebanggaan yang tak tergantikan,” ujarnya. Menurutnya, hubungan guru dan murid lebih dari sekadar memberi pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan.

Dedikasi Seorang Guru

Nanang menutup wawancara dengan pesan mendalam bahwa tugas guru tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan inspirasi dan menyentuh hati siswa. “Ketika seorang murid yang telah lulus tetap mengenang gurunya, itu adalah bukti bahwa kita telah memberikan dampak positif,” ujarnya.

---

Makna Hari Guru Nasional: Guru Sebagai Pelita Ilmu dan Pembimbing Masa Depan

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional pada 25 November 2024, sejumlah kegiatan digelar untuk menggali peran guru dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Salah satu acara menarik adalah bincang-bincang dengan Wakasek Humas SMA Negeri 2 Cikarang Barat, Nanang. Dalam sesi ini, Nanang membahas peran guru dan tantangan yang dihadapi di era digital.

Nanang menjelaskan bahwa guru tidak hanya mendidik, tetapi juga berfungsi sebagai pelita yang menerangi jalan dengan ilmu pengetahuan. “Guru itu bukan hanya pendidik, tetapi juga pelita yang menyalakan cahaya ilmu, sekaligus mengembangkan karakter anak didik,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan holistik yang tidak hanya mempertajam pikiran, tetapi juga menghaluskan rasa.

Tantangan Guru di Era Digital

Nanang juga berbicara mengenai tantangan yang dihadapi guru di era digital. “Era digital membawa peluang besar, namun juga tantangan. Teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI), mempermudah akses informasi, namun tidak dapat menggantikan peran guru, terutama dalam hal rasa dan karakter,” ujarnya. Ia juga menyoroti perlunya perlindungan hukum bagi guru yang sering kali terjebak dalam masalah yang tidak adil.

---

SMAN 2 Cikarang Barat Gelar Peringatan Hari Guru Nasional dengan Beragam Kegiatan Apresiatif

SMA Negeri 2 Cikarang Barat mengadakan berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Guru Nasional, dengan tujuan memberikan penghormatan dan apresiasi kepada para pendidik. Kepala sekolah menyampaikan bahwa meskipun kegiatan ini sederhana, tujuan utamanya adalah menunjukkan rasa hormat kepada guru.

“Hari Guru Nasional menjadi momen refleksi bahwa peran guru tidak tergantikan meski teknologi berkembang pesat,” katanya. Ia juga mengimbau siswa untuk terus belajar dengan tekun dan menjadi generasi yang berkarakter. “Pendidikan adalah tugas mulia yang membutuhkan sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat,” tambahnya.

---

Peningkatan Pendidikan di Indonesia: Perspektif Guru Tentang Kualitas, Kesejahteraan, dan Teknologi

Dalam wawancara eksklusif, Nanang mengungkapkan pandangannya mengenai kualitas pendidikan di Indonesia, kesejahteraan guru, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Ia menyoroti peningkatan kualitas pendidikan Indonesia, yang tercermin dalam peringkat yang lebih baik dalam Program for International Student Assessment (PISA).

Nanang juga berharap pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan guru di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). "Di kota besar, kesejahteraan guru meningkat, namun perhatian khusus masih diperlukan di daerah 3T,” ujarnya.

Teknologi dalam Pembelajaran

Nanang mengungkapkan bahwa teknologi menjadi alat pendukung yang penting dalam pembelajaran di sekolahnya. “Teknologi membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik,” katanya. Ia berharap pemerintah terus mendukung pendidikan dengan memperhatikan kesejahteraan guru dan infrastruktur yang merata.

---

Siswa SMAN 2 Cikarang Barat Kelas 12 IPA 2 Sampaikan Pandangan tentang Hari Guru Nasional

Dalam wawancara dengan Tumpal dari Media Bintang Save, Naufal, siswa kelas 12 IPA 2 SMAN 2 Cikarang Barat, menyampaikan pandangannya tentang peran guru. Naufal menganggap Hari Guru Nasional sebagai momen penting untuk menghormati jasa guru. “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang mendidik dan membimbing kita,” ujar Naufal.

Naufal juga menekankan pentingnya menghormati guru dengan sikap yang baik, seperti mendengarkan saat guru mengajar. “Sikap arogan atau tidak beretika kepada guru tidak mencerminkan siswa yang baik,” tambahnya. Ia berharap hubungan antara guru dan siswa selalu didasarkan pada saling pengertian dan penghormatan. (TS)

0 Komen