post image

Menanti Realisasi KDMP, Kelurahan Wanasari Cibitung Siapkan Lahan dan Sekretariat

Cibitung, Bintang-Save.com — Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas pemerintah pusat mendapat dukungan serius dari Pemerintah Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Lurah Wanasari dalam bincang santai bersama wartawan Bintang Save di lingkungan kantor kelurahan, Senin (27/4/2026).

Sejumlah langkah awal telah dilakukan sebagai bentuk kesiapan, mulai dari pembentukan struktur pengurus hingga penyediaan lahan untuk pembangunan fasilitas koperasi.

Lurah Wanasari Cibitung, H. Ujang Sukrilah, SE, M.IP, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah pusat terkait realisasi pembangunan fisik KDMP.

“Kami di kelurahan mendukung penuh program ini. Untuk sementara, sekretariat sudah kami fasilitasi dan lokasinya berdampingan dengan kantor kelurahan. Selanjutnya, kami menunggu pembangunan kantor, gudang, serta stan untuk operasional KDMP,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu syarat utama implementasi program KDMP di tingkat desa maupun kelurahan adalah ketersediaan lahan. Menyikapi hal tersebut, Kelurahan Wanasari telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 600 meter persegi, sesuai dengan ketentuan minimal yang dipersyaratkan.

“Lahan sudah kami siapkan. Saat ini kami tinggal menunggu jadwal pembangunan dari pusat, karena untuk pembangunan fisik dan penganggaran sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat,” jelasnya.

Selain kesiapan lahan, pembentukan organisasi koperasi juga telah berjalan. Struktur pengurus KDMP di Wanasari telah terbentuk, dan proses perekrutan anggota dari masyarakat terus dilakukan melalui koordinasi dengan pengurus RT setempat.

“Pengurus sudah terbentuk, dan anggota juga mulai direkrut. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, banyak warga yang menanyakan kapan KDMP ini mulai beroperasi,” tambahnya.

Meski demikian, hingga saat ini pihak kelurahan mengakui belum menerima kucuran anggaran untuk operasional KDMP. Hal ini disebabkan karena pembangunan fasilitas fisik seperti kantor dan gudang belum terealisasi.

“Dana belum turun karena fasilitasnya memang belum dibangun. Untuk sementara, kami fokus pada perencanaan serta penguatan organisasi koperasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ujang menilai program KDMP memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan konsep koperasi berbasis kerakyatan yang memberikan kemudahan akses permodalan dan memperkuat perputaran ekonomi lokal, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

“Program ini sangat baik karena bertujuan memperkuat ekonomi rakyat. Kami berharap realisasinya bisa segera berjalan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Saat ini, Kelurahan Wanasari masih berada pada tahap menunggu fase lanjutan pelaksanaan KDMP. Sementara itu, beberapa wilayah lain diketahui telah memasuki tahap awal peluncuran. Meski demikian, pihak kelurahan tetap optimistis dan siap menjalankan program tersebut kapan pun instruksi resmi dari pemerintah pusat diterima.

“Kami hanya menunggu arahan dan jadwal dari pusat. Jika tahun ini sudah masuk tahap pembangunan, tentu kami siap mendukung sepenuhnya,” pungkasnya.

Dengan kesiapan lahan, dukungan pemerintah kelurahan, serta tingginya antusiasme masyarakat, kehadiran KDMP di Wanasari diharapkan segera terwujud dan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. (TS)

0 Komen