Bupati Muratara Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan dan Kesejahteraan
Palembang, Bintang_Save.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam mendukung pembangunan berbasis data kembali ditegaskan Bupati Muratara, Devi Suhartoni saat menghadiri Launching Sumsel Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Griya Agung Palembang, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah guna menyukseskan program nasional Sensus Ekonomi 2026.
.jpeg)
Acara launching dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan turut dihadiri Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS RI Moh Edy Mahmud, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, Sekda Sumsel Edward Candra, Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto, para kepala daerah, Forkopimda, kepala OPD, camat se-Sumsel, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Devi Suhartoni menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis untuk memetakan kondisi riil perekonomian masyarakat, mulai dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga sektor usaha besar di daerah.
Menurutnya, data yang valid dan akurat menjadi fondasi utama dalam merancang kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, efektif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Pemkab Muratara siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang akurat sangat penting agar arah kebijakan pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan,” ujar Devi Suhartoni.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Muratara untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar dan terbuka kepada petugas sensus. Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Sensus ekonomi ini milik kita bersama karena hasilnya akan menjadi dasar pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menekankan pentingnya data dalam menentukan arah pembangunan daerah. Ia menyebut setiap kebijakan pemerintah harus didasarkan pada data yang valid agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran.
“Kita tidak bisa membuat kebijakan tanpa data. Dengan data yang benar, maka kebijakan yang dihasilkan juga akan tepat,” tegas Herman Deru.
Di sisi lain, Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS RI Moh Edy Mahmud mengapresiasi dukungan pemerintah daerah di Sumatera Selatan terhadap program statistik nasional. Ia menilai Sumsel menjadi salah satu provinsi yang cukup berhasil memanfaatkan data statistik sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
Menurutnya, berbagai indikator pembangunan Sumsel sepanjang 2025 menunjukkan capaian positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang berada di atas rata-rata nasional, tingkat kemiskinan satu digit, hingga pengendalian inflasi terbaik di Pulau Sumatera.
Ia juga menyebut Sumatera Selatan memiliki potensi besar di sektor perkebunan, pangan, dan energi yang perlu didukung dengan data ekonomi yang akurat agar pembangunan daerah semakin optimal dan berkelanjutan.
Adapun pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 dengan melibatkan sekitar 7.600 petugas di seluruh wilayah Sumatera Selatan. (Ae)
0 Komen