post image

Usung 'Ide Baru, Energi Baru, Harapan Baru', Ahmad Nurwahyu Siap Bertarung di Pilkades Sukatenang

  • Administrator
  • 27 Jul 2026
  • Politik
  • 55 Lihat

BEKASI, bintang-save.com – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukatenang 2026 mulai menghadirkan beragam gagasan pembangunan dari para bakal calon. Salah satunya datang dari Ahmad Nurwahyu, S.T., yang menyatakan kesiapannya maju dengan membawa visi perubahan melalui tagline "Ide Baru, Energi Baru, Harapan Baru."

Pria berusia 27 tahun itu optimistis dapat menawarkan perspektif baru dalam pembangunan Desa Sukatenang. Meski merupakan putra Kepala Desa Sukatenang, Anwar Sanusi, Ahmad menegaskan keputusannya maju bukan karena faktor keluarga, melainkan didorong keinginan untuk mengabdikan diri dan menghadirkan terobosan bagi kemajuan desa.

"Saya ingin masyarakat menilai saya dari kapasitas dan gagasan yang saya miliki, bukan karena latar belakang keluarga. Desa Sukatenang membutuhkan pemimpin yang memiliki ide-ide segar, semangat bekerja, dan mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat," ujar Ahmad, Senin (27/7/2026).

Dalam visi yang diusungnya, Ahmad memprioritaskan tiga sektor utama, yakni pembangunan infrastruktur, pemberdayaan generasi muda, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, ketiga sektor tersebut menjadi fondasi penting untuk mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.

Ia menilai pembangunan desa tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Karena itu, ia ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk ikut terlibat dalam proses pembangunan, mulai dari tahap perencanaan hingga pengawasan.

"Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi bagian dari perubahan. Saya ingin anak-anak muda Sukatenang diberi kesempatan untuk menyumbangkan ide, tenaga, dan kreativitas demi kemajuan desa," katanya.

Berbekal pengalaman sebagai mantan Kepala Urusan Pemerintahan dan Keuangan Desa Sukatenang, Ahmad mengaku memahami mekanisme tata kelola pemerintahan desa. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi modal penting untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Kami ingin menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, pelayanan publik yang cepat, serta pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Energi baru harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan," ujarnya.

Selain itu, Ahmad juga menaruh perhatian pada pengembangan potensi ekonomi lokal. Ia menilai posisi strategis Desa Sukatenang yang berada di kawasan industri harus mampu dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Desa tidak boleh hanya bergantung pada bantuan pemerintah. Kita harus mampu menggali potensi yang ada. Keberadaan kawasan industri di sekitar Sukatenang merupakan peluang yang harus dimanfaatkan untuk membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian warga," jelasnya.

Sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, Ahmad berencana mengembangkan peran Karang Taruna melalui berbagai kegiatan produktif, seperti pengelolaan sampah hingga produksi paving block. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menciptakan peluang usaha dan menambah pendapatan masyarakat.

"Kalau potensi pemuda dikelola dengan baik, saya yakin akan lahir banyak peluang ekonomi baru. Karang Taruna harus menjadi motor penggerak kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Terkait pembentukan pemerintahan desa apabila mendapat amanah dari masyarakat, Ahmad menegaskan akan mengedepankan prinsip musyawarah dalam menentukan komposisi perangkat desa.

"Bagi saya, membangun pemerintahan harus dilakukan secara kolektif. Semua keputusan akan dibahas bersama dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dan kemajuan desa," katanya.

Di akhir keterangannya, Ahmad mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusivitas selama tahapan Pilkades berlangsung. Ia berharap perbedaan pilihan tidak menjadi alasan untuk memecah persatuan warga.

"Pilkades adalah pesta demokrasi masyarakat desa. Mari kita jalani dengan santun, saling menghormati, dan mengedepankan persaudaraan. Siapa pun yang nantinya terpilih adalah pilihan masyarakat yang harus kita hormati bersama," pungkasnya.

Dengan mengusung semangat pembaruan, Ahmad Nurwahyu berharap mampu menghadirkan alternatif kepemimpinan yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, serta pembangunan yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat Desa Sukatenang. (Ccp) 

0 Komen