post image

Ratusan Siswa Belajar di Tengah Bangunan Rusak, SDN Cibuntu 04 Cibitung Butuh Perhatian Serius Pemerintah

CIBITUNG, Bintang_Save.com – Kondisi bangunan SDN Cibuntu 04 Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang dipimpin Plt. Kepala Sekolah Hj. Eti Pusdiningrat, S.Pd., menjadi sorotan. Sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah sehingga dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan, keamanan, dan keselamatan proses belajar mengajar.

Sekolah yang berdiri sejak tahun 1999 ini berada di lingkungan padat penduduk, tepatnya di Desa Cibuntu, RT 02 RW 08, Kecamatan Cibitung. Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah setiap tahun, keberadaan sarana pendidikan yang aman dan layak menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

Saat melakukan peninjauan pada Kamis (2/7/2026), wartawan Bintang Save memperoleh keterangan dari Sarkim, penjaga sekolah yang juga merupakan alumni angkatan ketiga SDN Cibuntu 04. Ia menjelaskan bahwa kondisi bangunan sekolah telah mengalami penurunan kualitas akibat usia bangunan yang sudah lebih dari dua dekade.

"Kalau melihat kondisi saat ini, bangunan sekolah yang berdiri sejak tahun 1999 sudah mengalami banyak kerusakan, mulai dari langit-langit yang rusak, dinding yang retak-retak, hingga pintu-pintu berbahan kayu yang telah lapuk dimakan usia," ujarnya didampingi operator Dapodik sekolah.

 

Menurut Sarkim, sedikitnya tiga ruang kelas mengalami kerusakan berat dan membutuhkan rehabilitasi secepatnya. Apabila tidak segera ditangani, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik serta mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar.

Ia mengungkapkan, pihak sekolah sebenarnya telah beberapa kali mengajukan proposal rehabilitasi kepada dinas terkait. Namun hingga kini usulan tersebut belum ditindaklanjuti melalui survei maupun verifikasi lapangan.

"Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian. Keselamatan dan kenyamanan anak-anak saat belajar harus menjadi prioritas," katanya.

Kondisi tersebut semakin memprihatinkan mengingat SDN Cibuntu 04 berada di kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Berdasarkan data pendataan pemilihan kepala desa sebelumnya, jumlah penduduk di wilayah RT 02 RW 08 saja telah mencapai lebih dari 500 jiwa.

Selain pertumbuhan penduduk lokal, meningkatnya kebutuhan layanan pendidikan dasar juga dipengaruhi banyaknya pendatang yang bekerja di kawasan industri maupun kawasan permukiman di sekitar Cibitung, termasuk wilayah Grand Wisata dan sekitarnya.

Saat ini SDN Cibuntu 04 memiliki lebih dari 300 peserta didik yang terbagi dalam 14 rombongan belajar (rombel). Namun sekolah hanya memiliki delapan ruang kelas aktif, sementara tiga ruang kelas lainnya mengalami kerusakan berat. Kondisi tersebut menyebabkan keterbatasan ruang belajar yang semakin dirasakan oleh pihak sekolah.

Kerusakan bangunan tersebut juga telah didokumentasikan melalui video yang dipublikasikan di kanal TikTok dan YouTube Bintang Save sebagai bentuk informasi kepada masyarakat mengenai kondisi riil sekolah.

Dengan luas lahan sekitar 1.200 meter persegi, pihak sekolah berharap pemerintah tidak hanya merehabilitasi tiga ruang kelas yang rusak, tetapi juga mempertimbangkan pembangunan gedung sekolah bertingkat dua beserta penambahan ruang kelas baru agar mampu mengakomodasi jumlah siswa yang terus meningkat setiap tahun.

Harapan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, sehingga peserta didik dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan memenuhi standar kelayakan.

Melihat kondisi tersebut, perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi sangat diharapkan agar rehabilitasi bangunan SDN Cibuntu 04 dapat segera direalisasikan. Langkah cepat dinilai penting demi menjamin keselamatan peserta didik sekaligus mendukung terciptanya proses pembelajaran yang berkualitas.Naskah ini sudah menggunakan gaya bahasa berita yang lebih profesional, objektif, dan layak dipublikasikan di media online, sekaligus tetap memberikan ruang bagi pemerintah untuk memberikan tanggapan tanpa menghakimi. (TS)

0 Komen