Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi Dorong Pelestarian Budaya Lokal melalui Bimtek Kepenulisan
Kabupaten Bekasi, Bintang_Save.com – Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melalui Perpusnas Press menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Tahun 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Bekasi dalam Pena” tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendorong pengembangan literasi sekaligus menggali dan mendokumentasikan berbagai potensi budaya lokal Kabupaten Bekasi melalui karya tulis.
Program tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi masyarakat, khususnya pegiat literasi dan penulis, untuk mengangkat berbagai cerita lokal, sejarah, tradisi, tokoh, serta kekayaan budaya yang berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi.
Kegiatan Bimtek ini juga diarahkan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam mengolah potensi budaya lokal menjadi sebuah karya yang informatif, menarik, dan memiliki nilai dokumentasi.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Dinas Arsip dan Perpustakaan, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi, Drs. H. Jaoharul Alam, M.E., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat peran perpustakaan sebagai salah satu ruang pengembangan literasi masyarakat.
“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat untuk membaca dan memperoleh informasi, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan gagasan, menghasilkan karya, serta mendokumentasikan pengetahuan dan kebudayaan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan literasi berbasis budaya lokal memiliki arti penting karena berbagai cerita dan pengetahuan yang tumbuh di tengah masyarakat perlu didokumentasikan agar tidak hilang dan tetap dapat dipelajari oleh generasi mendatang.
Melalui program “Bekasi dalam Pena”, masyarakat didorong untuk menjadikan lingkungan dan kekayaan budaya di sekitarnya sebagai sumber inspirasi dalam menghasilkan karya tulis. Dengan demikian, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenali, memahami, sekaligus memperkenalkan identitas daerah.
Kerja sama antara Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi dengan Perpusnas RI melalui Perpusnas Press juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat, khususnya dalam bidang kepenulisan dan dokumentasi budaya lokal.
Semakin banyaknya karya yang mengangkat cerita dan potensi daerah diharapkan dapat memperluas ruang publikasi mengenai Kabupaten Bekasi. Berbagai kisah mengenai sejarah, tradisi, kesenian, tokoh, serta kehidupan masyarakat dapat menjadi sumber pengetahuan yang bernilai bagi masyarakat luas.
Selain menghasilkan karya tulis, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan mendokumentasikan budaya lokal. Sebab, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seni dan tradisi, tetapi juga melalui pencatatan dan penyebarluasan pengetahuan dalam bentuk tulisan.
Dengan demikian, “Bekasi dalam Pena” tidak sekadar menjadi kegiatan pelatihan kepenulisan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi dalam mengangkat cerita lokal, memperkuat budaya literasi, serta mendokumentasikan kekayaan budaya daerah agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
(ADV)
0 Komen