post image

Bappeda Pastikan Pembangunan Kabupaten Bekasi Tetap Berjalan, Program Prioritas Masyarakat Jadi Fokus Utama Tahun 2026

KABUPATEN BEKASI, Bintang_Save.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan seluruh agenda pembangunan Tahun Anggaran 2026 tetap berjalan sesuai rencana dan tidak terpengaruh oleh dinamika yang terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Dwy Sigit Andrian, dalam upaya memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa program pembangunan dan pelayanan publik tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi Dwy Sigit Andrian.

Menurut Sigit, roda pemerintahan serta pelaksanaan program di masing-masing perangkat daerah terus berjalan sesuai perencanaan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Program kegiatan sudah dapat dilaksanakan. Untuk proses pembayaran tetap menyesuaikan dengan kondisi anggaran kas daerah, namun pelaksanaan kegiatan pembangunan tetap berjalan,” ujar Sigit.

Ia menjelaskan, sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, dan OPD lainnya telah memiliki rencana kerja yang menjadi dasar pelaksanaan pembangunan sepanjang tahun 2026.

Bappeda Kabupaten Bekasi, lanjutnya, terus melakukan koordinasi dan mendorong percepatan realisasi program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam bidang peningkatan pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan.

“Bappeda memiliki peran sebagai perencana dan koordinator kebijakan. Karena itu, sinergi antar perangkat daerah sangat penting agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain mengoptimalkan program pemerintah daerah, Bappeda juga terus mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Salah satu kontribusi yang telah berjalan yakni dukungan dari perusahaan Hankook melalui penyaluran sekitar 17.000 paket makanan tambahan bagi balita sebagai bagian dari upaya bersama dalam percepatan penanganan stunting di Kabupaten Bekasi.

Sigit menegaskan, program CSR merupakan bentuk kepedulian dunia usaha yang diharapkan dapat semakin memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Bantuan dari sektor swasta memang bersifat sukarela, namun kami terus memberikan arahan agar program yang diberikan dapat tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah,” katanya.

Melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap seluruh program pembangunan Tahun 2026 dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ADV)

0 Komen