post image

Jelang Musda XI, Golkar Kabupaten Bekasi Bentuk Panitia: Akhmad Marjuki Ingin Musda Jadi Ajang Apresiasi, Bukan “Hadap-hadapan”

  • Administrator
  • 10 Agt 2026
  • Politik
  • 49 Lihat

Bekasi, bintang-save.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bekasi mulai memanaskan persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) XI tahun 2026. Persiapan tersebut diawali dengan rapat pleno yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Cikarang, Kawasan Industri Jababeka 2, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Senin (10/8/2026) malam.

Rapat pleno tersebut menghasilkan kesepakatan pembentukan kepanitiaan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) sebagai bagian dari tahapan menuju pelaksanaan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

Dalam struktur kepanitiaan yang disepakati, Ade Syukron dipercaya sebagai Ketua SC, sedangkan Muhtada Sobirin ditunjuk memimpin OC.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, H. Akhmad Marjuki, S.M., M.M., mengatakan pembentukan kepanitiaan mendapat dukungan hampir seluruh peserta rapat pleno.

“Alhamdulillah, pada rapat pleno ini kita sepakat membentuk kepanitiaan SC dan OC untuk Musda. Untuk SC-nya Ade Syukron dan OC-nya Muhtada Sobirin. Semua yang hadir, 99 persen, mendukung terbentuknya kepanitiaan Musda ini,” ujar Akhmad Marjuki seusai rapat pleno.

Menurut Marjuki, pembentukan panitia menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Musda XI dipersiapkan secara matang dan berjalan sesuai mekanisme organisasi.

Ia berharap Musda XI tidak hanya menjadi agenda rutin pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat kembali capaian Partai Golkar Kabupaten Bekasi selama periode sebelumnya.

Marjuki secara khusus menyoroti capaian Partai Golkar Kabupaten Bekasi pada Pemilu Legislatif (Pileg) sebelumnya yang berhasil memperoleh 10 kursi di DPRD Kabupaten Bekasi.

Capaian tersebut, menurutnya, layak menjadi bagian dari evaluasi sekaligus apresiasi terhadap kerja seluruh kader dan struktur partai.

“Tentu tahapannya dipersiapkan dengan baik, karena saya ingin Musda di Kabupaten Bekasi ini menjadi ajang apresiasi terhadap kinerja Partai Golkar Kabupaten Bekasi yang berhasil meraih 10 kursi pada Pileg lalu, bukan ajang hadap-hadapan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan agar seluruh kader dan unsur partai mengedepankan suasana kondusif dalam menghadapi Musda.

Menurut Marjuki, perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, ia berharap dinamika tersebut tetap berada dalam koridor persatuan dan kepentingan partai.

Lebih jauh, Marjuki berharap pelaksanaan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi nantinya dapat berlangsung tertib, demokratis, dan menjadi contoh bagi daerah lain.

“Kita fokus terhadap pelaksanaan, bagaimana Musda kita menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga rapat pleno berlangsung, tidak terdapat pihak yang menyatakan penolakan terhadap pembentukan kepanitiaan Musda.

“Sejauh ini tidak ada yang kontra,” ujar Marjuki.

Dengan terbentuknya SC dan OC, tahapan persiapan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi kini memasuki fase awal yang lebih konkret. Kepanitiaan selanjutnya akan mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis dan organisatoris menuju pelaksanaan Musda.

Bagi Golkar Kabupaten Bekasi, Musda XI tidak hanya menjadi momentum menentukan arah kepengurusan ke depan, tetapi juga menjadi ujian konsolidasi internal setelah partai berhasil mempertahankan kekuatan politiknya dengan raihan 10 kursi pada Pileg sebelumnya. (Ccp) 

0 Komen