Kasan Abdullah: Pemuda Setiamekar Jangan Cuma Jadi Penonton, Harus Diberi Ruang Tentukan Arah Desa
Bekasi, bintang-save.com — Pemuda dinilai memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan Desa Setiamekar. Karena itu, bakal calon Kepala Desa Setiamekar periode 2026–2034, Kasan Abdullah, S.Sos., M.M., menegaskan generasi muda tidak boleh hanya dilibatkan ketika momentum politik tiba.
Menurut Kasan, pemuda harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam pembangunan desa, sekaligus diberikan ruang yang cukup untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan kreativitas dan terlibat langsung dalam berbagai program yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Gagasan tersebut disampaikan Kasan saat menghadiri dialog perubahan bersama warga Perumahan Bekasi Timur Permai (BTP), Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (9/8/2026).
Kasan menilai potensi generasi muda di Setiamekar cukup besar. Persoalannya, potensi tersebut membutuhkan ruang dan kesempatan agar dapat berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Pemuda yang ada di Setiamekar merupakan pemuda yang luar biasa, memiliki potensi dan kreativitas yang sangat besar. Mereka hanya membutuhkan ruang dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan serta berkontribusi nyata bagi kemajuan desa,” ujar Kasan.
Menurutnya, keterlibatan pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan formal maupun sekadar menjadi pelengkap program pemerintah desa.
Kasan ingin generasi muda dilibatkan sejak proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan, terutama dalam program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Ke depan saya ingin pemuda benar-benar dilibatkan dalam setiap proses pembangunan dan diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan Setiamekar,” katanya.
Salah satu yang menjadi perhatian Kasan adalah optimalisasi Karang Taruna sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda.
Ia menilai organisasi kepemudaan tersebut memiliki peran penting untuk mengarahkan energi, kreativitas dan gagasan anak muda ke berbagai kegiatan yang produktif.
Karang Taruna, kata Kasan, jangan hanya aktif ketika ada kegiatan seremonial. Organisasi tersebut harus mampu menjadi ruang bagi pemuda untuk berinovasi, berkarya, menyampaikan aspirasi sekaligus mengambil peran dalam pembangunan desa.
“Ke depannya, Karang Taruna harus bisa lebih baik lagi. Karena Karang Taruna merupakan wadah yang dapat mengaktualisasikan inspirasi, kreativitas, dan potensi pemuda. Saya ingin pemuda Setiamekar memiliki ruang yang luas untuk berkarya, berinovasi, serta menyampaikan gagasan-gagasan positif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan desa,” sambungnya.
Kasan menyebut ruang pemberdayaan pemuda dapat dikembangkan melalui berbagai sektor. Tidak hanya kegiatan sosial, tetapi juga olahraga, ekonomi kreatif, kewirausahaan maupun kegiatan kepemudaan lainnya.
Menurutnya, semakin banyak ruang yang tersedia bagi pemuda, semakin besar pula peluang lahirnya gagasan dan kegiatan baru yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Gagasan tersebut mendapat respons positif dari salah satu tokoh pemuda Setiamekar, Wendi.
Ia menilai perhatian terhadap generasi muda menjadi hal penting karena pemuda memiliki energi, kreativitas dan gagasan yang dapat menjadi modal sosial bagi kemajuan desa.
“Menurut saya, apa yang disampaikan Pak Kasan merupakan gagasan yang positif. Pemuda memang membutuhkan ruang untuk berkreasi dan berkontribusi. Jangan sampai pemuda hanya menjadi penonton, tetapi harus diberikan kesempatan untuk ikut menentukan arah pembangunan desa,” kata Wendi.
Namun, Wendi menekankan bahwa gagasan pemberdayaan pemuda harus dibuktikan melalui program yang konkret dan berkelanjutan.
Menurutnya, ukuran keberhasilan bukan sekadar seberapa sering pemuda dilibatkan dalam kegiatan, melainkan sejauh mana mereka benar-benar mendapatkan ruang untuk berkembang dan menghasilkan sesuatu bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana gagasan tersebut nantinya bisa diwujudkan dalam program nyata, sehingga pemuda benar-benar merasakan adanya ruang untuk berkembang dan memberikan kontribusi bagi Setiamekar,” pungkasnya.
Gagasan tentang pemberdayaan pemuda kini menjadi salah satu isu yang dibawa Kasan Abdullah dalam komunikasi politiknya menjelang Pilkades Setiamekar 2026.
Di tengah jumlah generasi muda yang menjadi bagian penting dari masyarakat desa, tawaran untuk membuka ruang partisipasi yang lebih luas menjadi pekerjaan rumah tersendiri: bukan hanya bagaimana mendapatkan dukungan pemuda dalam kontestasi, tetapi juga bagaimana memastikan mereka memiliki peran setelah proses politik berakhir. (Red)
0 Komen