Ketua Umum Patambor Indonesia Dr. Jenry Cardo Manurung Disambut Sukacita, Rakernas II Teguhkan Persatuan Menuju 2029
JAKARTA, Bintang_Save.com — Suasana penuh sukacita mewarnai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Parsadaan Pomparan Raja Toga Manurung dohot Boru (Patambor) Indonesia yang digelar di Grand Ballroom Kelapa Gading Sports Club, Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Kehadiran Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Patambor Indonesia, Dr. Jenry Cardo Manurung, SE., MM., disambut meriah oleh ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Sorak-sorai dan tepuk tangan peserta menjadi ungkapan sukacita sekaligus dukungan terhadap kepemimpinan baru Patambor Indonesia hingga akhir periode kepengurusan tahun 2029. Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari proses estafet organisasi. Dr. Jenry Cardo Manurung sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum dan kemudian dipercaya menjalankan amanah sebagai Ketua Umum Patambor Indonesia antarwaktu setelah Ketua Umum periode 2024–2029, Drs. Rusman Manurung, M.Pd., berhalangan tetap karena kondisi kesehatan.

Proses pergantian dan pelantikan Ketua Umum Patambor Indonesia antarwaktu tersebut telah dilaksanakan secara resmi oleh Dewan Panuturi dan Dewan Pimpinan Pusat Patambor Indonesia pada 20 Maret 2026. Rakernas II kali ini diikuti sekitar 500 peserta, terdiri atas unsur Dewan Panuturi, DPP, perwakilan DPW, DPC, utusan wanita, utusan generasi muda, serta sejumlah tokoh dan undangan. Tingginya antusiasme peserta terlihat dari tetap bertahannya mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga malam hari.
Ketua Panitia Rakernas II, Rasman Manurung, bersama jajaran panitia dinilai telah mempersiapkan kegiatan dengan matang. Selain agenda organisasi, suasana Rakernas juga diwarnai hiburan musik dan gondang sabangunan yang semakin mempererat kebersamaan para peserta. Kemeriahan semakin terasa ketika kaum ibu yang datang dari berbagai daerah tampil membawakan sejumlah lagu dan manortor. Secara bergantian, kaum bapak juga ikut bernyanyi dan larut dalam suasana kekeluargaan.
Suasana semakin hangat ketika Ketua Umum Patambor Indonesia, Dr. Jenry Cardo Manurung, hadir bersama istrinya, Veronica Rini Anjarwati boru Sirait. Keduanya tampak mendapat sambutan hangat dari para peserta Rakernas II. Dihadiri Pengurus dan Tokoh Patambor Indonesia
Ketua Bidang Informasi, Komunikasi, Humas dan Teknologi Patambor Indonesia, Asto P. Manurung, SE., mengatakan Rakernas II tahun 2026 dihadiri jajaran Dewan Panuturi yang dipimpin Brigjen Pol. (Purn.) Nixon Manurung, M.AP., jajaran DPP Patambor Indonesia, perwakilan tiga DPW, 20 DPC, utusan wanita, utusan generasi muda, serta sejumlah tokoh Manurung.
.jpeg)
Sejumlah pengurus dan tokoh yang hadir antara lain Wakil Ketua Umum I Pulo Rencus Manurung, S.Sos., SH., Wakil Ketua Umum II Drs. Tua Doli Manurung, Sekretaris Jenderal Ir. Rikardo B. Manurung, M.Si., serta Wakil Sekretaris Jenderal DPP Patambor Indonesia yang juga Ketua DPW Jabodetabek, Liston Manurung. Hadir pula sejumlah anggota Dewan Panuturi dan tokoh Patambor Indonesia, di antaranya Prof. Dr. Adler H. Manurung, Junjungan Gogo Manurung, Muktar Freddy Manurung selaku Sekretaris Panuturi, Drs. Sondang Manurung, Parlindungan Manurung, Kombes Pol. (Purn.) Banuara Manurung, SH., MH., Drs. Frans Mangapul Manurung, Dr. Torang Manurung, serta sejumlah tokoh lainnya.
Rakernas juga mendapat dukungan dari sejumlah tokoh marga Raja Tambun sebagai bere Raja Toga Manurung. Rombongan tersebut dipimpin Ketua Umum Parsadaan Pomparan Si Raja Tambun Indonesia (PPRTI), Drs. Werfin Tambunan/br. Gultom, bersama Sekretaris Jenderal Sihar Tambunan.
Selain itu, hadir pula tokoh-tokoh marga Sianturi sebagai bere Raja Toga Manurung yang dipimpin Ketua Umum Sianturi Simataniari Sedunia, Batara Sianturi.
Para tokoh tersebut turut menyampaikan kata sambutan sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan Rakernas II Patambor Indonesia dan memberikan tumpak sebagai bentuk dukungan atas terselenggaranya kegiatan organisasi tersebut.
Rakernas Berlangsung Sejak Pagi hingga Malam
Rakernas II Patambor Indonesia dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Jhonny Manurung, S.Th. Rangkaian kegiatan organisasi kemudian berlangsung hingga malam hari.
Selain membahas agenda organisasi, Rakernas juga menjadi momentum evaluasi terhadap sejumlah program kerja yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah organisasi ke depan.
Program kerja yang dihasilkan diarahkan agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dengan tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Garis-Garis Besar Haluan Kebijakan Organisasi (GBHKO), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (APBO) yang telah ditetapkan dalam Musyawarah Nasional VII Patambor Indonesia pada 15 Juni 2024 di Medan.
Dalam Rakernas tersebut juga dilakukan sejumlah penyesuaian struktur kepengurusan DPP Patambor Indonesia, terutama dalam rangka memperkuat bidang Informasi, Komunikasi, Humas dan Teknologi serta Dewan Pakar.
Prosesi Adat Warnai Selebrasi Pelantikan
Salah satu bagian yang menjadi perhatian peserta adalah prosesi selebrasi pelantikan Ketua Umum Patambor Indonesia antarwaktu.
Prosesi diawali dengan pengalungan bunga sebagai bentuk penyambutan terhadap pemimpin punguan atau perkumpulan. Selanjutnya dilakukan penyerahan Tunggal Panaluan yang melambangkan kesatuan dan kekuatan organisasi oleh Ketua Dewan Panuturi, Brigjen Pol. (Purn.) Nixon Manurung, M.AP.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Piso Halasan. Dalam makna simboliknya, Piso Halasan menggambarkan kemuliaan, kehormatan atau hasangapon. Ketajaman bilah pedang dimaknai sebagai ketajaman berpikir dalam mencari solusi, sedangkan sarung pedang menggambarkan hukum dan batasan diri agar setiap tindakan pemimpin tidak merugikan masyarakat.
Dengan simbol tersebut, setiap tindakan pemimpin diharapkan mampu menghadirkan kedamaian, kebahagiaan dan kebaikan bagi seluruh anggota organisasi.
Selanjutnya, diserahkan pula Pataka atau bendera panji kebesaran sebagai lambang kehormatan organisasi sekaligus simbol tanggung jawab kepemimpinan.
Sementara itu, anggota Dewan Panuturi, Prof. Dr. Adler Haymans Manurung, menyerahkan ulos sebagai bagian dari prosesi penghormatan dan pengukuhan. Ulos tersebut dimaknai sebagai pemberian pasu-pasu atau doa restu, tanda penghormatan, sekaligus simbol penguatan wibawa dan perlindungan bagi pemimpin Patambor Indonesia.
Rusman Manurung Beri Dukungan Melalui Zoom
Ketua Umum Patambor Indonesia periode 2024–2029, Drs. Rusman Manurung, M.Pd., turut menyampaikan dukungan melalui sambungan Zoom.
Dalam kesempatan tersebut, Rusman memberikan dukungan kepada Dr. Jenry Cardo Manurung yang kini menjalankan amanah sebagai Ketua Umum Patambor Indonesia antarwaktu. Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar Patambor Indonesia ke depan semakin maju dan seluruh program organisasi dapat dilaksanakan dengan baik.
Sementara itu, Dr. Jenry Cardo Manurung dalam sambutannya memohon dukungan dan doa dari seluruh keluarga besar Patambor Indonesia agar dirinya diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah kepemimpinan hingga tahun 2029.
Ia juga menyampaikan doa agar kondisi kesehatan Drs. Rusman Manurung dapat segera dipulihkan.
“Tugas ini bukanlah tugas yang ringan. Namun, dengan bersandar kepada penyertaan Tuhan serta dukungan penuh dari seluruh keluarga besar Patambor Indonesia, dengan kerendahan hati dan penuh tanggung jawab, saya akan menjalankan amanah memimpin Patambor Indonesia. Semoga seluruh program yang telah disempurnakan dapat dilaksanakan dengan baik ke depan,” ujar Jenry.
“Meneguhkan Jati Diri Patambor Indonesia”
Dr. Jenry menegaskan, tema Rakernas II, “Meneguhkan Jati Diri Patambor Indonesia – Manurung Sipolin-Polin”, bukan sekadar slogan atau rangkaian kata-kata seremonial.
Menurutnya, tema tersebut merupakan komitmen moral sekaligus panggilan bagi seluruh keluarga besar Patambor Indonesia untuk kembali memperkuat jati diri, persatuan dan semangat pengabdian.
“Di tengah dinamika organisasi, perbedaan pandangan serta tantangan zaman, kita dipanggil kembali untuk meneguhkan jati diri. Dalam menjalankan organisasi, kita harus memiliki ketulusan untuk mengabdi demi kepentingan dan kemajuan Manurung, dengan menjunjung tinggi kejujuran, keterbukaan serta kesetiaan terhadap jati diri dan ikatan darah yang mengalir dalam tubuh kita,” tegasnya.
Sebagai Ketua Umum, lanjut Jenry, dirinya menyadari bahwa kepemimpinan tersebut membutuhkan dukungan banyak pihak.
“Selaku Ketua Umum, saya sangat membutuhkan bimbingan dan nasihat dari para orang tua, Dewan Panuturi. Saya juga membutuhkan kerja keras dan loyalitas dari seluruh pengurus DPP, DPW, DPC hingga sektor atau korda, serta doa dan dukungan dari seluruh pomparan Raja Toga Manurung dohot Boruna,” katanya.
Ia berharap Rakernas II menjadi momentum penting bagi kebangkitan organisasi, memperkuat persatuan sekaligus mendorong transformasi digital Patambor Indonesia.
“Mari kita jadikan Rakernas II ini sebagai momentum kebangkitan, momentum persatuan dan momentum transformasi digital Patambor Indonesia menuju tahun 2029,” pungkas Jenry.
Rangkaian selebrasi pelantikan Ketua Umum Patambor Indonesia tersebut juga dapat disaksikan melalui live streaming YouTube dan Zoom, sehingga keluarga besar Patambor Indonesia yang tidak dapat hadir secara langsung tetap dapat mengikuti jalannya kegiatan.
(Tumpal/BS)
0 Komen