Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Kepala Daerah Wajibkan Kerja Bakti Dua Kali Sepekan, Perkuat Penanganan Sampah Nasional
akarta, Bintang-save .com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat penanganan persoalan sampah dan kebersihan lingkungan di seluruh wilayah Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan dalam keterangannya kepada awak media sebagaimana dikutip dari media sosial Jawa Pos TV.
Mendagri meminta seluruh kepala daerah agar lebih serius, responsif, dan konsisten dalam menangani persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan indikator penting tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus cerminan kualitas pelayanan publik.
Sebagai tindak lanjut arahan Presiden, pemerintah akan mendorong kebijakan kerja bakti atau kegiatan gotong royong (korve) yang dilaksanakan secara rutin sebanyak dua kali dalam sepekan. Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Tito menegaskan bahwa persoalan sampah bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kepala daerah diminta mengambil langkah nyata melalui penerbitan regulasi daerah, penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, serta pelibatan aktif unsur RT, RW, hingga komunitas masyarakat.
Menurutnya, pembiasaan kerja bakti secara rutin akan membangun budaya disiplin, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong yang menjadi karakter bangsa. Jika dilaksanakan secara konsisten, langkah tersebut diyakini mampu mengurangi volume sampah di lingkungan permukiman, mencegah penyumbatan saluran air, serta meminimalkan potensi banjir dan gangguan kesehatan masyarakat.
Selain penguatan kerja bakti, pemerintah daerah juga didorong untuk mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah terpadu, mulai dari pemilahan sampah sejak tingkat rumah tangga, pengembangan dan optimalisasi bank sampah, hingga peningkatan pengawasan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif dan terukur di seluruh daerah.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Pemerintah berharap sinergi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola kebersihan yang lebih baik di Indonesia.
(TS)
0 Komen