post image

Bonus Atlet Kabupaten Bekasi Disiapkan, Disbudpora Targetkan Penyaluran November–Desember 2026

Kabupaten Bekasi, Bintang_Save.com – Prestasi olahraga Kabupaten Bekasi terus menunjukkan perkembangan positif. Tidak hanya di tingkat Jawa Barat, kiprah atlet daerah juga semakin terlihat dalam berbagai kompetisi olahraga tingkat nasional hingga ajang olahraga masyarakat.
Perkembangan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora). Selain memperkuat pembinaan secara berkelanjutan, pemerintah daerah juga menyiapkan bentuk apresiasi bagi para atlet dan pegiat olahraga yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di berbagai kejuaraan.
Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengatakan peningkatan prestasi atlet tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten, salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengikuti berbagai kompetisi sebagai sarana mengukur kemampuan dan pengalaman bertanding.
Sepanjang 2025, atlet Kabupaten Bekasi tercatat berpartisipasi dalam sejumlah ajang penting, di antaranya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat 2025, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025, Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) Jawa Barat 2025, Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) 2025, serta Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) NTB 2025.
Keikutsertaan dalam berbagai ajang tersebut menjadi bagian penting dari strategi pembinaan olahraga daerah. Para atlet tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, mental kompetitif, serta mengukur hasil pembinaan sebelum bersaing pada level yang lebih tinggi.
“Prestasi atlet terus kami dorong melalui pembinaan dan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan. Mulai dari POPDA, Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar Daerah, dan berbagai event olahraga lainnya,” ujar Iman.
Bonus Atlet Tetap Disiapkan
Seiring dengan capaian prestasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga memastikan apresiasi berupa bonus bagi atlet berprestasi tetap disiapkan. Namun, realisasi pemberian bonus tersebut masih menyesuaikan dengan kondisi dan ketersediaan anggaran daerah.
Iman menjelaskan, pemerintah daerah saat ini melakukan penyesuaian anggaran dengan mempertimbangkan sejumlah kegiatan yang tidak terlaksana, sehingga proses penganggaran bonus atlet dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Bonus itu tetap ada. Hanya memang ada penyesuaian dalam realisasinya karena berkaitan dengan ketersediaan anggaran,” kata Iman.
Ia menyebutkan, penyaluran bonus bagi atlet dan pegiat olahraga yang mengikuti lima event tersebut ditargetkan dapat direalisasikan melalui anggaran perubahan tahun 2026.
Jika seluruh tahapan penganggaran dan administrasi telah diselesaikan sesuai ketentuan, penyaluran bonus ditargetkan berlangsung pada November atau Desember 2026.
“Insyaallah penyalurannya November atau Desember 2026,” ujarnya.
Diberikan Langsung ke Rekening Atlet
Iman menegaskan, pemberian bonus bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perjuangan para atlet yang telah membawa nama Kabupaten Bekasi dalam berbagai pertandingan, baik saat mewakili daerah maupun memperkuat Jawa Barat.
Karena itu, proses penganggaran terus dilakukan agar hak para penerima bonus dapat direalisasikan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Untuk memastikan penyaluran berjalan transparan, Iman juga memastikan bonus akan diberikan langsung kepada masing-masing penerima melalui rekening atlet.
“Bonus diberikan langsung melalui rekening penerima. Selama ini tidak pernah ada pemotongan satu rupiah pun dari pihak dinas kepada para penerima bonus,” tegasnya.
Kompetisi Jadi Bagian dari Pembinaan Selain memberikan apresiasi dalam bentuk bonus, Disbudpora Kabupaten Bekasi terus mendorong peningkatan kualitas pembinaan melalui keikutsertaan atlet dalam berbagai kompetisi dan kejuaraan.
Menurut Iman, semakin banyak kesempatan bertanding akan memberikan pengalaman berharga bagi atlet sekaligus menjadi bagian dari proses pembentukan mental dan peningkatan kemampuan untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Pembinaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencapaian prestasi sesaat, tetapi mampu menciptakan kesinambungan sehingga Kabupaten Bekasi memiliki regenerasi atlet yang kuat dan mampu bersaing di tingkat Jawa Barat, nasional, bahkan lebih tinggi.
Dengan pengalaman mengikuti POPDA Jabar 2025, POPNAS 2025, PEPARPEDA Jabar 2025, PEPARPENAS 2025 hingga FORNAS NTB 2025, pemerintah daerah berharap pembinaan olahraga di Kabupaten Bekasi semakin terarah dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang berprestasi serta mengharumkan nama daerah.
“Pembinaan dan prestasi atlet tetap menjadi perhatian kami. Kami ingin atlet Kabupaten Bekasi terus berkembang dan mampu memberikan prestasi terbaik di berbagai ajang,” pungkas Iman.
(Red BS)

0 Komen