post image

3 Bulan Memimpin, Kepala SMAN 1 Cabangbungin Tancap Gas: Pembenahan Lingkungan hingga Perluasan Akses Pendidikan

Cabangbungin, Bintang_Save.com —Semangat perubahan dan optimisme kini terasa kuat di SMAN 1 Cabangbungin. Di bawah kepemimpinan H. Wawan Kurniawan, S.Pd., yang baru menjabat sekitar tiga bulan, berbagai pembenahan mulai terlihat nyata, baik dari sisi infrastruktur maupun tata kelola pendidikan.

Dalam kunjungan tim Bintang Save pada Kamis, 16 April 2026, H. Wawan menyampaikan komitmennya untuk membangun lingkungan sekolah yang lebih tertib, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar.

(Ruang guru tertata rapi dan dukungan sarana media.) 

Pembenahan fisik menjadi langkah awal yang langsung dilakukan. Perbaikan tembok bangunan, penataan taman, hingga pemasangan pagar sekolah dilakukan guna menciptakan suasana yang lebih aman dan asri.

“Alhamdulillah, yang sebelumnya belum tertata kini mulai kita benahi. Lingkungan sekolah dibuat lebih bersih dan hijau, serta akses keluar-masuk siswa kita atur agar lebih tertib,” ujar H. Wawan.

Menurutnya, lingkungan yang nyaman menjadi faktor penting dalam meningkatkan semangat belajar siswa. Ia meyakini, kenyamanan sekolah akan berdampak langsung pada keseriusan siswa dalam menuntut ilmu.

Tak hanya itu, pihak sekolah juga bersiap menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijadwalkan mulai 20 April 2026. Program ini diharapkan dapat membantu siswa, khususnya dari keluarga kurang mampu, agar lebih fokus dalam belajar.

“Program ini sangat membantu, terutama bagi siswa yang selama ini hanya mampu untuk biaya transportasi. Mudah-mudahan dengan adanya MBG, mereka bisa belajar lebih optimal,” tambahnya.

Strategi PPDB dan Tantangan Daya Tampung

Dalam menghadapi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), SMAN 1 Cabangbungin menargetkan penerimaan sebanyak 12 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas sekitar 36 siswa per kelas.

Namun, keterbatasan sarana masih menjadi tantangan utama. Saat ini, jumlah ruang kelas yang tersedia untuk kelas X hanya 12 ruang, sementara jumlah lulusan SMP/sederajat di wilayah Cabangbungin terus meningkat dan melebihi kapasitas yang ada.

“Kami menyadari keterbatasan ini. Karena itu, kami akan menjalin kerja sama dengan sekolah negeri maupun swasta terdekat agar semua siswa tetap bisa melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang putus sekolah hanya karena keterbatasan daya tampung.

“Prinsip kami jelas, semua anak harus tetap sekolah. Jika tidak tertampung di sini, kami bantu arahkan ke sekolah lain,” tegasnya.

Sebagai langkah jangka panjang, pihak sekolah juga mengusulkan penambahan empat Ruang Kelas Baru (RKB) agar pelayanan pendidikan dapat lebih optimal dan merata.

Kepemimpinan Baru Tuai Apresiasi

Kepemimpinan H. Wawan Kurniawan juga mendapat respons positif dari berbagai elemen sekolah. Guru, siswa, hingga staf merasakan langsung perubahan yang terjadi dalam waktu relatif singkat.

Guru mata pelajaran Sejarah, Suherman, menilai kepala sekolah yang baru memiliki gaya kepemimpinan yang terbuka dan responsif.

“Beliau mudah bergaul dan terbuka. Setiap keluhan guru cepat ditanggapi. Itu membuat kami merasa diperhatikan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pembenahan ruang guru yang kini lebih nyaman dan representatif. Selain itu, perpustakaan sekolah juga ditata lebih baik sehingga mendukung peningkatan budaya literasi siswa.

Dari sisi siswa, perubahan suasana sekolah turut dirasakan. Lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan fasilitas yang nyaman membuat mereka semakin betah di sekolah.

“Sekarang lebih nyaman, terutama di perpustakaan. Jadi sering dimanfaatkan saat jam istirahat,” ungkap salah satu siswa.

Kebijakan penyediaan buku pelajaran dengan konsep satu siswa satu buku juga menjadi langkah konkret dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih merata.

Komitmen Kebersihan dan Kerja Tim

Komitmen terhadap kebersihan lingkungan menjadi salah satu ciri kepemimpinan H. Wawan. Hal ini diakui oleh Asim, salah satu petugas penjaga sekolah.

“Beliau sangat peduli kebersihan. Bahkan saat hari libur pun tetap mengingatkan agar lingkungan sekolah tetap terjaga,” katanya.

Selain itu, kepala sekolah juga dikenal aktif memantau langsung kondisi sekolah dan mendorong budaya kerja sama di antara seluruh warga sekolah.

“Perubahan ini bukan hanya kerja kepala sekolah, tapi hasil kerja bersama seluruh guru dan staf,” ujar salah satu tenaga pendidik.

Harapan ke Depan

Dengan berbagai langkah nyata yang telah dilakukan, kepemimpinan H. Wawan Kurniawan dinilai membawa angin segar bagi SMAN 1 Cabangbungin.

(Halaman sekola yang sudah tertata dilengkapi dengan tampilan papan nama kegiatan ekstrakurikuler sekolah.) 

Ke depan, diharapkan pembenahan yang telah dimulai dapat terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang, baik dalam peningkatan kualitas pendidikan maupun pemerataan akses bagi seluruh siswa.

SMAN 1 Cabangbungin pun diharapkan mampu menjadi sekolah yang semakin unggul, nyaman, dan mampu mencetak generasi muda yang berprestasi serta berdaya saing tinggi di masa depan.

(TS)

0 Komen