SMKN 2 Cikarang Barat Bangun Karakter Sejak Hari Pertama MPLS 2026, Libatkan TNI, Polri, Puskesmas hingga PPA Kabupaten Bekasi
Cikarang Barat, Bintang_Save.Com - SMK Negeri 2 Cikarang Barat menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, mulai 15 hingga 21 Juli 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, tetapi juga difokuskan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta penanaman budaya sekolah yang aman, nyaman, bersih, dan harmonis.
Hal tersebut disampaikan Staf Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 2 Cikarang Barat, Sumaryono, S.E., M.Si., saat diwawancarai Media Bintang Save di sela pelaksanaan MPLS, Senin (20/7/2026).
Menurut Sumaryono, sejak hari pertama para peserta didik baru diperkenalkan dengan seluruh guru, tenaga kependidikan, tata tertib sekolah, budaya belajar, hingga berbagai program unggulan yang akan mereka jalani selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMKN 2 Cikarang Barat.

"Kegiatan MPLS kami laksanakan selama lima hari. Hari pertama diawali dengan pengenalan lingkungan sekolah, para guru, tenaga kependidikan, serta berbagai aturan yang berlaku di sekolah. Tujuannya agar peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik sejak awal," ujarnya.
Pada hari berikutnya, materi MPLS diisi oleh personel TNI dari Koramil Cikarang Barat yang memberikan pembinaan mental, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta penguatan nilai-nilai Pancasila. Sementara itu, jajaran Polri dari Polsek Cikarang Barat memberikan edukasi mengenai disiplin, ketertiban berlalu lintas, pencegahan kenakalan remaja, hingga bahaya tawuran.
Selain TNI dan Polri, sekolah juga menghadirkan narasumber dari Puskesmas Cikarang Barat, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Kabupaten Bekasi, serta guru-guru SMKN 2 Cikarang Barat yang memberikan pembekalan sesuai bidang masing-masing.

Sumaryono menegaskan bahwa pembentukan karakter merupakan prioritas utama sekolah sebelum peserta didik menerima pembelajaran akademik.
"Yang paling penting adalah membangun mental dan karakter terlebih dahulu. Kami ingin peserta didik memiliki disiplin, tanggung jawab, serta akhlak yang baik. Setelah karakter terbentuk, barulah mereka dibimbing untuk berkembang dalam bidang akademik dan kompetensi keahlian sesuai jurusannya," jelasnya.
SMKN 2 Cikarang Barat sendiri memiliki enam program keahlian yang dapat dipilih peserta didik, yaitu Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Bisnis Ritel (BR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Animasi (AN). Para siswa telah menentukan pilihan jurusan sejak proses pendaftaran sesuai minat dan bakat masing-masing.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SMKN 2 Cikarang Barat menerima sekitar 695 peserta didik baru yang akan mengikuti proses pendidikan dan pembinaan selama tiga tahun ke depan.

Menurut Sumaryono, seluruh rangkaian MPLS dirancang agar peserta didik memiliki gambaran yang jelas mengenai kehidupan sekolah, termasuk berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang diperkenalkan melalui demonstrasi dari kakak kelas.
"Kami berharap setelah mengikuti MPLS ini, anak-anak memiliki karakter yang kuat, disiplin, bertanggung jawab, serta siap mengikuti seluruh proses pendidikan di SMKN 2 Cikarang Barat. Mereka juga telah mengenal jurusan, guru, kakak kelas, dan berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi mereka," ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat pembinaan karakter yang diterapkan SMKN 2 Cikarang Barat juga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mendorong terwujudnya lingkungan sekolah yang ramah, aman, nyaman, bersih, harmonis, dan bebas dari perundungan maupun kekerasan.
Melalui MPLS 2026, SMKN 2 Cikarang Barat berharap mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa nasionalisme, etika, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.(TS)
0 Komen