post image

Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi Salurkan Ikan Segar kepada 100 Warga untuk Dukung Penurunan Stunting

KEDUNGWARINGIN, Bintang-save.Com — Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan ikan segar kepada 100 warga melalui program intervensi stunting Siap Bugarkan di Aula Kantor Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, mendorong budaya gemar makan ikan, serta mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bekasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Analis Hasil Perikanan Kabupaten Bekasi, Alfian Tanjung, Plt. Kepala Puskesmas Kedungwaringin dr. Rusmini, Kasi Ekbang Kecamatan Kedungwaringin Anton Subiyantoro, serta Pj. Kepala Desa Kedungwaringin Kaharyy Bachatiar.


Alfian Tanjung: Ikan Segar Sumber Protein Terjangkau
Ketua Tim Analis Hasil Perikanan Kabupaten Bekasi, Alfian Tanjung, menjelaskan bahwa ikan segar dipilih karena mengandung protein dan omega-3 yang bermanfaat bagi pertumbuhan serta perkembangan anak, dengan harga yang relatif terjangkau.
Menurutnya, program ini akan dilanjutkan di tiga wilayah lainnya pada 2026. Penentuan sasaran berikutnya akan mengacu pada data dari instansi terkait agar bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Dinas Perikanan juga merencanakan peringatan Hari Ikan Nasional pada 19 November 2026 di Living Plaza Grand Wisata, dengan agenda bazar produk perikanan, lomba memasak serba ikan, karnaval, donor darah, sunatan massal, dan kegiatan sosial lainnya.


Alfian berharap program intervensi dapat terus menjangkau desa-desa yang membutuhkan, dengan mempertimbangkan data dan kondisi stunting di masing-masing wilayah.
dr. Rusmini: Bantuan Harus Disertai Edukasi Gizi
Plt. Kepala Puskesmas Kedungwaringin, dr. Rusmini, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung program melalui pendataan balita stunting dan ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi, dengan melibatkan bidan desa serta kader posyandu.
Ia menegaskan bahwa pemberian bantuan ikan perlu disertai edukasi mengenai pemenuhan gizi, pola hidup sehat, dan pentingnya menghindari paparan asap rokok pada anak.
“Kami berharap program ini berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kecamatan. Selain bantuan pangan bergizi, kesadaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak setiap hari juga sangat penting,” ujarnya.
Anton Subiyantoro: Program Diharapkan Berlanjut pada 2027
Kasi Ekbang Kecamatan Kedungwaringin, Anton Subiyantoro, berharap program intervensi stunting melalui pemberian ikan segar tetap dianggarkan pada 2027 agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami berharap program ini terus berjalan sehingga pemenuhan gizi anak-anak tetap terjaga dan upaya penurunan stunting dapat mendukung target pemerintah,” ungkapnya.
Kaharyy Bachatiar: Pemerintah Desa Dukung Pelaksanaan Program
Pj. Kepala Desa Kedungwaringin, Kaharyy Bachatiar, mengatakan bahwa pemerintah desa bersama pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan Dinas Perikanan untuk mendukung pelaksanaan program.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan pada tahun mendatang sehingga membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pencegahan dan penurunan stunting di Desa Kedungwaringin.
Siti Nurhaini: Bantuan Membantu Pemenuhan Gizi Bayi Salah seorang penerima manfaat, Siti Nurhaini, warga Desa Kedungwaringin yang memiliki bayi berusia 11 bulan, menyambut positif bantuan ikan segar tersebut.


“Alhamdulillah, bantuan ini bagus karena bisa menambah asupan gizi untuk bayi saya. Saya berharap program ini terus berlanjut agar dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan bergizi,” tuturnya.
Kolaborasi untuk Percepatan Penurunan Stunting
Program Siap Bugarkan menjadi salah satu upaya mendorong konsumsi ikan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan bergizi. Pelaksanaannya membutuhkan dukungan berkelanjutan melalui kerja sama Dinas Perikanan, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melalui edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan anak, serta pemenuhan pangan bergizi secara berkelanjutan, program ini diharapkan dapat mendukung percepatan penurunan stunting dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Bekasi yang lebih sehat.(ADV)

0 Komen