Kasan Abdullah Resmi Ditetapkan sebagai Kades Setiamekar Terpilih, Raih 15.580 Suara
BEKASI, bintang-save.com — H. Kasan Abdullah, S.Sos., M.M. resmi ditetapkan sebagai Kepala Desa Setiamekar terpilih untuk masa bakti 2026-2034 setelah meraih 15.580 suara dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Penetapan tersebut dilakukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panpilkades) Setiamekar melalui rapat pleno di Aula Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (21/9/2026).
Dalam rapat pleno tersebut, panitia menetapkan Kasan Abdullah sebagai calon kepala desa terpilih setelah memperoleh suara terbanyak berdasarkan hasil penghitungan suara. Sementara calon lainnya, H. Suryadi, memperoleh 9.643 suara.
Rapat pleno dihadiri jajaran Panpilkades serta para saksi dari masing-masing calon. Penetapan tersebut dituangkan dalam Berita Acara Nomor 007/PANPILKADES-BA/DS-SM/IX2026 tentang Penetapan Calon Kepala Desa Terpilih pada Pemilihan Kepala Desa Setiamekar Tahun 2026.
Ketua Panpilkades Setiamekar, Prasetyo, mengatakan seluruh proses penetapan telah dilaksanakan sesuai tahapan dan dihadiri para saksi calon.
“Panitia telah melaksanakan penetapan calon kepala desa terpilih yang dihadiri oleh para saksi calon. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Kasan Abdullah memperoleh 15.580 suara, sedangkan H. Suryadi memperoleh 9.643 suara,” ujar Prasetyo.
Setelah ditetapkan sebagai calon kepala desa terpilih, Kasan Abdullah selanjutnya akan mengikuti tahapan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum resmi menjalankan tugas sebagai Kepala Desa Setiamekar periode 2026-2034.
Prasetyo mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan Pilkades Setiamekar. Menurutnya, kelancaran seluruh tahapan tidak terlepas dari kerja sama panitia, pemerintah desa, aparat keamanan, para calon, saksi, serta masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga pelaksanaan Pilkades sehingga dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif sampai tahapan penetapan,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Setiamekar yang dinilai mampu menjaga suasana tetap damai selama proses Pilkades, meski masyarakat memiliki pilihan yang berbeda.
Menurut Prasetyo, perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi. Setelah pemungutan dan penghitungan suara selesai, seluruh masyarakat diharapkan kembali memperkuat persatuan dan bersama-sama menjaga kondusivitas desa.
“Kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi patut diapresiasi. Perbedaan pilihan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan. Setelah seluruh tahapan selesai, mari kita kembali bersatu dan bersama-sama membangun Desa Setiamekar,” ujarnya.
Sementara itu, Kasan Abdullah menyambut penetapan tersebut dengan mengajak seluruh masyarakat Setiamekar meninggalkan perbedaan pilihan selama kontestasi Pilkades.
Menurut Kasan, kemenangan yang diperolehnya bukan semata-mata kemenangan pribadi, melainkan amanah yang diberikan masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali bersatu dan bersama-sama membangun desa.
“Kemenangan ini bukan kemenangan saya pribadi, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Setiamekar. Kemarin kita berbeda pilihan, tetapi sekarang saatnya kita kembali bersatu, bersama-sama membangun Desa Setiamekar,” ucap Kasan.
Kasan juga menyiapkan langkah konsolidasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, perangkat desa, serta kelompok-kelompok masyarakat lainnya.
Konsolidasi tersebut akan menjadi bagian dari langkah awal untuk membangun komunikasi, menyatukan visi, serta menyusun kerja bersama dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan Desa Setiamekar selama masa kepemimpinannya.
Ia menegaskan bahwa berakhirnya kontestasi Pilkades harus menjadi momentum untuk menghapus sekat akibat perbedaan pilihan. Menurutnya, pembangunan desa membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik saat Pilkades.
“Tidak ada lagi sekat perbedaan pilihan. Semua masyarakat memiliki peran yang sama. Mari kita bersama-sama mengawal pembangunan agar Setiamekar semakin maju, sejahtera, dan menjadi desa yang lebih baik,” katanya.
Rapat pleno penetapan tersebut sekaligus menandai berakhirnya tahapan Pilkades Setiamekar 2026 di tingkat panitia. Seluruh proses pemilihan hingga penetapan calon kepala desa terpilih berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. (Ccp)
0 Komen