post image

Dari Silampari ke Senayan: Jejak Kepemimpinan Prana Putra Sohe, Sosok Merakyat yang Dinilai Layak Pimpin Sumsel

LUBUKLINGGAU, Bintang Save.com — Nama Prana Putra Sohe atau yang akrab disapa Nanan kembali menjadi perbincangan publik. Politikus asal Silampari ini dinilai sebagai salah satu figur potensial yang layak memimpin Sumatera Selatan, berkat rekam jejak kepemimpinan dan kedekatannya dengan masyarakat.

Saat ini, Nanan menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mewakili daerah pemilihan Sumatera Selatan I. Kiprahnya di tingkat nasional tidak terlepas dari perjalanan panjangnya di dunia birokrasi dan pemerintahan daerah.

Sebelum melenggang ke Senayan, Nanan dikenal luas sebagai Wali Kota Lubuklinggau selama dua periode, yakni 2013–2018 dan 2018–2023. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota periode 2008–2013, mendampingi Riduan Effendi.

Selama memimpin, Nanan dinilai berhasil membawa perubahan signifikan bagi Lubuklinggau. Kota yang sebelumnya dikenal sebagai daerah transit, perlahan bertransformasi menjadi kota tujuan, khususnya dalam sektor perdagangan dan jasa. Keberhasilan ini tak lepas dari gaya kepemimpinannya yang dikenal dekat dengan rakyat serta aktif turun langsung ke lapangan.

“Pemimpin itu harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya di balik meja,” menjadi prinsip yang kerap tercermin dari langkah-langkahnya selama menjabat.

Perjalanan hidup Nanan dimulai dari pendidikan dasar di Xaverius Lubuklinggau pada 1980. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Lubuklinggau pada 1983 dan menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 2 Palembang pada 1986.

Meski sempat menunda kuliah, pada 1992 ia melanjutkan pendidikan tinggi di FISIP Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang. Semangat belajarnya terus berlanjut hingga berhasil meraih gelar Magister Manajemen dari STIE Widya Jayakarta pada tahun 2002.

Kariernya di pemerintahan dimulai dari bawah. Pada 1994, ia menjadi CPNS di Kabupaten Pangkal Pinang, kemudian menjabat sebagai staf urusan pemerintahan di Kecamatan Taman Sari pada 1995. Pengalaman birokrasi ini menjadi fondasi kuat dalam perjalanan politiknya.

Di Lubuklinggau, kariernya terus menanjak, dimulai dari posisi Kasubbid Data dan Informasi hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan strategis di pemerintahan daerah.

Dengan rekam jejak panjang tersebut, banyak kalangan menilai Prana Putra Sohe memiliki kapasitas, pengalaman, serta kedekatan emosional dengan masyarakat yang menjadi modal penting untuk memimpin Sumatera Selatan ke depan.

Figur pemimpin yang merakyat, berpengalaman, dan terbukti dalam pembangunan daerah menjadi harapan masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan di masa mendatang.(Ae)

0 Komen