Daftar 8 Korban Luka Parah Akibat Putusnya Jembatan Gantung di Sungai Malus, Lubuklinggau
Lubuklinggau, Bintang Save.com – Peristiwa memilukan mengguncang dunia pariwisata di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Rabu (1/1/2025). Sebuah jembatan gantung yang menjadi daya tarik utama di objek wisata Sungai Malus tiba-tiba ambruk saat dipadati oleh puluhan pengunjung. Insiden ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Akibat tragedi tersebut, delapan orang dilaporkan mengalami luka serius, sementara yang lainnya mengalami luka ringan.
Kronologi Kejadian
Menurut saksi mata, jembatan gantung itu mendadak putus saat menampung lebih dari 50 orang. Para pengunjung yang sedang menikmati pemandangan sungai dan suasana sejuk di sekitar lokasi pun terjatuh ke bawah, memicu kepanikan di tempat wisata tersebut. Tim penyelamat yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Denhar, dalam keterangannya menyebutkan bahwa sebagian besar korban mengalami luka ringan, namun delapan orang mengalami cedera cukup parah sehingga membutuhkan perawatan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian dan otoritas terkait saat ini masih menyelidiki penyebab utama putusnya jembatan tersebut.
Ikon Wisata yang Terkenal
Jembatan gantung di Sungai Malus dikenal sebagai salah satu ikon wisata andalan Lubuklinggau. Struktur ini sering menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun dari luar daerah yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus mengabadikan momen di lokasi yang menantang adrenalin. Namun, tragedi ini kini menjadi peringatan keras bagi pengelola tempat wisata untuk meningkatkan standar keselamatan fasilitas yang mereka sediakan.
Peringatan dan Harapan
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati ketika berkunjung ke lokasi wisata, terutama yang melibatkan infrastruktur seperti jembatan gantung. Sementara itu, pemerintah daerah serta pihak pengelola wisata diharapkan segera mengambil langkah tegas guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bahwa keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan objek wisata.
Insiden ini menjadi perhatian luas, tidak hanya dari masyarakat setempat tetapi juga dari berbagai pihak yang peduli terhadap sektor pariwisata di Indonesia. Semoga para korban segera pulih, dan tragedi ini dapat menjadi momentum untuk perbaikan infrastruktur wisata yang lebih aman dan ramah pengunjung.
(Ferry)
0 Komen