Bona Taon Sibarani Sedunia: Kebaktian Syukur dan Komitmen Pembangunan untuk Generasi Emas 2045
Laguboti, Bintang Save.com – Keluarga Besar Sibarani Sedunia menggelar acara Bona Taon sekaligus rapat pemilihan pengurus pada Minggu, 5 Januari 2025, di Kompleks Tugu Raja Sibarani, Desa Sibarani Nasampulu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Dengan mengusung tema "Telah Ditebus oleh Yahweh Bangsa-Nya", acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, menjalin kebersamaan, dan melanjutkan pembangunan Tugu Raja Sibarani.
Kebaktian Syukur sebagai Landasan Spiritualitas
Acara diawali dengan kebaktian yang dipimpin oleh Pendeta Denny Br. Sinaga, yang menekankan pentingnya fondasi iman dalam menghadapi tantangan hidup. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan pesan tentang hidup sederhana, bersyukur, dan membangun mental yang kuat.
"Ibadah adalah fondasi utama untuk tetap memiliki semangat dan tekad yang kuat. Dengan kekuatan rohani, kita mampu menghadapi segala tantangan," ujar Pendeta Denny. Ia juga mengajak keluarga besar Sibarani untuk menjaga nilai-nilai kebaikan, mendukung pendidikan generasi muda, dan berkontribusi dalam pembangunan komunitas.
Fokus pada Pembangunan Tugu dan Pendidikan
Ketua Panitia, Sahat Sibarani, SE, yang juga anggota DPRD Tapanuli, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dalam pembangunan Tugu Raja Sibarani. Meskipun tugu telah diresmikan pada Juli 2024, proses pembangunan masih membutuhkan dana tambahan sebesar Rp 1,2 miliar untuk penyelesaian fasilitas seperti pagar, lapangan olahraga, dan kantin.
“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi semua pihak. Hingga saat ini, dana terkumpul telah mencapai Rp 600 juta lebih. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk mencapai target Rp 1,2 miliar,” ungkap Sahat.
Selain pembangunan fisik, program pendidikan juga menjadi perhatian utama. Beasiswa bagi generasi muda Sibarani, khususnya yang kurang mampu, tengah dirancang sebagai bagian dari persiapan menuju Generasi Emas 2045.
Dukungan Tokoh dan Komitmen Bersama
Acara ini dihadiri tokoh-tokoh penting seperti Prof. Robert Sibarani selaku penasihat, Tahan Sibarani, serta perwakilan keluarga besar Sibarani dari berbagai daerah seperti Papua, Kalimantan, Bandung, dan Jakarta. Dalam sambutannya, Robert menekankan pentingnya kebersamaan dan kesadaran kolektif untuk menyelesaikan pembangunan tugu serta mempersiapkan generasi muda menjadi individu yang unggul.
“Pembangunan ini dilakukan secara bertahap dengan alokasi anggaran sekitar Rp 400 juta per tahap. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimis seluruh program ini dapat terwujud,” ujar Robert.
Dalam rapat pemilihan pengurus, Tahan Sibarani (Op. Ketrin) terpilih sebagai ketua Sibarani Se-Dunia secara Defenitif. Diharapkan, di bawah kepemimpinannya, pembangunan tugu dan program-program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik.
Penuh Harapan
Acara ditutup dengan doa bersama, menciptakan harapan akan tahun baru yang penuh keberanian, kekuatan, dan berkat. Keluarga Besar Sibarani optimis menjaga nilai-nilai budaya dan mewujudkan cita-cita bersama untuk masa depan yang lebih cerah.
Dengan semangat kebersamaan, pembangunan Tugu Raja Sibarani dan program pendidikan diyakini akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. TS
0 Komen