Banjir Rendam SMAN 1 Tambun Utara, Kegiatan Belajar Mengajar Terganggu
Tambun Utara, BintangSave.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tambun Utara selama dua hari berturut-turut, sejak Selasa hingga Rabu, menyebabkan banjir merendam SMAN 1 Tambun Utara. Ketinggian air mencapai 70 cm atau setinggi pinggang orang dewasa, menggenangi sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang guru, tata usaha, dan beberapa ruang kelas. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara.
Kepala SMAN 1 Tambun Utara, Yusuf, S.Pd., menyatakan bahwa pihak sekolah tengah berupaya melakukan pembersihan dan pemulihan fasilitas yang terdampak. “Banjir ini sangat menghambat aktivitas sekolah. Kami bersama para guru dan siswa bekerja sama membersihkan serta menata kembali lingkungan sekolah. Kondisi ini tentu menguras tenaga dan pikiran,” ujarnya.
Meski tidak ada dokumen penting yang rusak, sejumlah buku pelajaran dan berkas lama terkena dampak. Beberapa perangkat elektronik, seperti komputer, masih dalam proses pengecekan. “Ada satu atau dua komputer yang kemungkinan tidak sempat diselamatkan dan perlu diperiksa lebih lanjut,” tambahnya.
Pengawas KCD Wilayah III, Asih Susiati, yang meninjau langsung lokasi, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi sekolah yang berdampak cukup parah. “Banyak fasilitas yang mengalami kerusakan, termasuk buku pelajaran dan beberapa dokumen sekolah. Kami berharap ada bantuan serta dukungan dari berbagai pihak untuk percepatan pemulihan,” ungkapnya, Kamis (6/3).
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah sementara mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke sistem daring. Siswa kelas 10 dan 11 mengikuti pembelajaran online, sementara siswa kelas 12 membantu proses pembersihan sekolah, mengingat mereka akan menghadapi PSAJ pekan depan.
Kerugian akibat banjir ini diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Selain perangkat elektronik, berbagai fasilitas lain seperti meja, kursi, serta perlengkapan olahraga seperti matras dan karpet di masjid sekolah juga terdampak.
Pihak sekolah berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang serta mengharapkan perhatian dari berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan fasilitas demi kelancaran kegiatan belajar mengajar. (TS)
0 Komen