K3S Kecamatan Cikarang Barat Sosialisasikan Program Dinas Pendidikan
Cikarang Barat, Bintang Save.com – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cikarang Barat menggelar sosialisasi program Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi di Pusat Kegiatan Guru (PKG) Desa Telaga Asih. Dihadiri para kepala sekolah negeri dan swasta tingkat SD Kecamatan Cikarang Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan berbagai program kerja, baik program lanjutan maupun inisiatif baru yang dirancang guna meningkatkan efektivitas koordinasi antara sekolah dan dinas.
Ketua K3S Kecamatan Cikarang Barat yang baru dilantik, Murainih, S.Pd., MM, menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan kinerja organisasi dan memperkuat komunikasi antarsekolah.
“Kami akan melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inisiatif baru yang lebih relevan. Salah satunya adalah mengaktifkan kembali senam pagi setiap pekan di Kantor Korwil. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan di antara para kepala sekolah,” ujar Murainih.
Selain itu, K3S juga mulai merancang pembuatan soal ujian sekolah dan Ujian Kenaikan Kelas (UKK) sebagai langkah antisipasi jika Ujian Nasional kembali diterapkan oleh Kementerian Pendidikan.
Di bidang keagamaan, menjelang bulan suci Ramadan, K3S akan menggelar program K3S Cikarang Barat Berbagi Takjil untuk mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Namun, Murainih mengakui masih ada tantangan, khususnya terkait rendahnya tingkat kehadiran kepala sekolah dalam kegiatan sosialisasi.
“Tantangan utama adalah masih adanya kepala sekolah yang kurang aktif menghadiri rapat. Padahal, pertemuan ini sangat penting agar kebijakan dan program sekolah dapat dijalankan dengan baik. Jika kepala sekolah tidak hadir, bagaimana informasi bisa sampai ke guru dan siswa?” ungkapnya.
Sebagai solusi, K3S akan menerapkan strategi jemput bola dengan mengunjungi langsung sekolah-sekolah yang kurang aktif berpartisipasi. Jika diperlukan, koordinasi juga akan dilakukan dengan yayasan sekolah swasta agar program dinas tersampaikan secara merata.
“Komunikasi dan koordinasi yang baik adalah kunci keberhasilan program. Jika ada kepala sekolah yang tidak hadir, kami akan datang langsung untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi,” tambah Murainih.
Melalui berbagai inisiatif ini, K3S Kecamatan Cikarang Barat berkomitmen menjadi mitra strategis Dinas Pendidikan dalam memastikan seluruh kebijakan dan program dapat diterapkan secara optimal di seluruh sekolah.
K3S Didorong Jadi Penghubung Aspirasi Kepala Sekolah ke Dinas Pendidikan
Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) memiliki peran strategis dalam menjembatani aspirasi kepala sekolah terkait sarana dan prasarana pendidikan di wilayahnya. Dalam sebuah diskusi, sejumlah pihak menyoroti pentingnya peran K3S dalam menyampaikan kondisi faktual sekolah-sekolah, terutama yang mengalami kerusakan infrastruktur.
Salah satu isu yang mencuat adalah masih adanya sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah, tetapi belum mendapatkan perbaikan yang memadai. Contohnya, SDN Sukadanau 04 yang hingga kini belum tersentuh rehabilitasi signifikan.
“Kami melihat langsung di lapangan, banyak sekolah dengan bangunan yang rapuh, bahkan ada yang nyaris ambruk. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujar salah satu peserta diskusi.
Menanggapi hal ini, perwakilan K3S menyatakan bahwa pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan agar permasalahan infrastruktur sekolah mendapat perhatian lebih cepat.
“Saya masih baru di K3S, dan saat ini kami masih mempelajari mekanisme terbaik dalam menyampaikan aspirasi terkait kondisi sekolah. Selama ini, K3S lebih banyak berfokus pada program akademik kepala sekolah, namun kami siap berperan lebih aktif dalam menyuarakan kebutuhan infrastruktur pendidikan,” jelasnya.
Saat ini, Dinas Pendidikan tengah melakukan survei kebutuhan rehabilitasi total, ruang kelas baru (RKB), serta penataan halaman dan pemagaran sekolah. K3S turut dilibatkan dalam proses pendataan ini sebagai bahan evaluasi bagi dinas.
Dengan adanya dorongan agar K3S lebih aktif menyampaikan kondisi sekolah ke Dinas Pendidikan, diharapkan permasalahan infrastruktur dapat segera ditangani dengan lebih cepat dan efektif. TS
0 Komen