SMAN 6 Tambun Selatan Gelar Ujian Praktik Manasik Haji bagi Siswa Kelas XII
Tambun Selatan, Bintang Save.com – SMAN 6 Tambun Selatan menyelenggarakan ujian praktik mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam bentuk kegiatan Manasik Haji bagi siswa kelas XII. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 13 Februari 2025, di lapangan sekolah dan bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji.
Kepala SMAN 6 Tambun Selatan, Hj. Mukaromah, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan manasik haji ini merupakan bagian dari ujian praktik yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa secara langsung terhadap rangkaian ibadah haji. “Sebagai umat Islam, kita perlu memahami sejak dini tata cara pelaksanaan ibadah haji. Rukun Islam yang kelima, yaitu menunaikan ibadah haji bagi yang mampu, menjadi kewajiban yang harus dipahami oleh setiap muslim,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, siswa menjalani seluruh tahapan manasik haji, mulai dari mengenakan pakaian ihram, melakukan tawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i antara bukit Shafa dan Marwah, hingga melontar jumrah. “Biasanya, siswa hanya mempelajari teori di kelas. Namun, dengan praktik ini, mereka dapat merasakan langsung bagaimana suasana ibadah haji, seolah-olah sedang berada di Baitullah,” tambah Mukaromah.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk menumbuhkan niat dan impian melaksanakan ibadah haji di masa depan. “Semoga Allah memberikan kemudahan kepada anak-anak kita agar suatu saat dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar,” tuturnya.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk karakter religius siswa serta menjauhkan mereka dari pengaruh negatif di lingkungan sekitar. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang ibadah haji, para siswa tidak hanya mendapatkan ilmu agama yang lebih mendalam tetapi juga pengalaman yang berharga dalam kehidupan mereka.
Para siswa kelas XII SMAN 6 Tambun Selatan dengan penuh antusias mengikuti kegiatan simulasi Manasik Haji yang diselenggarakan di lapangan sekolah pada Kamis, 13 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari ujian praktik mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai tata cara ibadah haji.
Salah satu peserta, Ardina Olegisa dari kelas XII IPA, mengungkapkan rasa bangga dan senangnya dapat mengikuti simulasi ini. "Saya merasa sangat senang dan bangga karena sekolah kami bisa melaksanakan simulasi manasik haji. Kegiatan ini membantu kami memahami dan merasakan langsung bagaimana ibadah haji yang sesungguhnya," ujarnya.
Dalam simulasi ini, para siswa menjalani berbagai tahapan ibadah haji, mulai dari mengenakan pakaian ihram, wukuf di Arafah, mendengarkan ceramah, melaksanakan tawaf dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, serta melakukan sa’i dengan berjalan antara bukit Shafa dan Marwah. Simulasi diakhiri dengan praktik melontar jumrah menggunakan batu kecil, yang dilakukan di tiga titik berbeda sebagaimana dalam ibadah haji sebenarnya.
Ardina berharap kegiatan seperti ini terus diadakan agar para siswa memiliki pemahaman dini tentang ibadah haji. "Semoga suatu saat kami semua diberikan kesempatan untuk benar-benar menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi kami untuk lebih siap secara mental dan spiritual," tambahnya.
Simulasi Manasik Haji ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kurikulum pembelajaran, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai religius sejak dini kepada para siswa. Dengan pengalaman ini, diharapkan mereka semakin memahami pentingnya ibadah haji sebagai bagian dari rukun Islam dan termotivasi untuk menunaikannya di masa mendatang. Tak luput Wakasek Humas Ustadz Dede Ismail M.Pd yang juga sebagai guru agama dengan panggilan akrabnya disapa Kiyai NU Kecamatan Tambun Selatan berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi program sekolah yang berkelanjutan kedepannya. Tentunya ini merupakan salah satu program edukasi yang di acara para siswanya di tuntut agar bersikap disiplin, dan secara jasmani yang sehat serta perilaku yang baik, dengan tuntunan itu dapat menjadi siswa berperilaku baik pula ungkap ustadz Dede Ismail saat ditemui Bintang Save. (TS)
0 Komen