Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melaksanakan relokasi Pasar Tumpah SGC pada 13 Februari mendatang sebagai bagian dari upaya penataan kawasan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, dalam pernyataan resminya. Ia menegaskan bahwa relokasi ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang lebih teratur tanpa menghambat aktivitas ekonomi para pedagang.
“Saya menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat, para pedagang, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur Forkopimda yang telah berkomitmen menjaga kondusivitas selama proses ini berlangsung. Dukungan dan kebersamaan ini menjadi kunci agar penataan berjalan lancar tanpa menimbulkan gejolak di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, relokasi Pasar Tumpah di kawasan SGC bukan sekadar memindahkan pedagang ke lokasi baru, tetapi merupakan bagian dari penataan menyeluruh kawasan. Penataan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan kenyamanan pengunjung, serta menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan tertib.
Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan bahwa hak dan keberlangsungan usaha para pedagang tetap menjadi perhatian utama. Aktivitas ekonomi diharapkan tetap berjalan dengan baik, bahkan semakin berkembang seiring dengan penataan yang lebih terstruktur.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bekasi, pemerintah daerah optimistis proses relokasi pada 13 Februari mendatang akan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi semua pihak.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara ketertiban kawasan dan keberlangsungan usaha masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Berita ini bersumber dari pernyataan yang disampaikan melalui media sosial TikTok dr. Asep Surya Atmaja.
0 Komen