post image

Tragis! Kebakaran Tiga Ruko di Bekasi Tewaskan Dua Orang, Diduga Berawal dari Pembakaran Wadah Telur

Kota Bekasi, Bintang_Save.Com – Kebakaran hebat melanda tiga rumah toko (ruko) di Jalan Kaliabang Tengah, Gang Simbang II, RT 02/RW 04, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (7/10/2026) malam. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia setelah diduga terjebak di dalam bangunan saat kobaran api membesar.

Kedua korban diketahui bernama M. Sofyan (45) dan Srimursidah Handayani (52). Keduanya ditemukan petugas pemadam kebakaran di lokasi berbeda di dalam bangunan yang terbakar.

Komandan Kompi B Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Haryanto, membenarkan adanya dua korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban perempuan ditemukan di bagian belakang lantai dua, sedangkan korban laki-laki ditemukan di lantai bawah bangunan.

“Korban dua orang meninggal. Posisi yang perempuan di lantai dua belakang dan satu di bawah yang laki-laki,” kata Haryanto saat dikonfirmasi pada Kamis (8/10/2026).

Kedua korban mengalami luka bakar serius dengan tingkat luka diperkirakan mencapai 70 persen. Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi.

*Diduga Berawal dari Pembakaran Wadah Telur*

Berdasarkan informasi sementara yang diterima petugas, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran wadah telur berbahan kardus. Wadah tersebut disinyalir dibakar untuk mengusir nyamuk, tetapi kemudian ditinggalkan tanpa pengawasan.

Api yang awalnya diduga berasal dari pembakaran tersebut kemudian membesar dan merambat ke bagian dalam bangunan hingga menyebabkan tiga ruko terdampak kebakaran.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Dugaan mengenai pembakaran wadah telur tersebut masih merupakan informasi awal dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab final kejadian.

*Masyarakat Diimbau Waspada terhadap Potensi Kebakaran*

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak meninggalkan sumber api dalam kondisi menyala tanpa pengawasan. Pembakaran bahan berbahan kertas atau kardus, meskipun dilakukan untuk keperluan sederhana seperti mengusir nyamuk, tetap berpotensi menimbulkan kebakaran apabila dilakukan di dekat benda mudah terbakar.

Masyarakat juga diimbau memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan serta menjaga lingkungan tempat tinggal dan usaha dari material yang mudah terbakar.

Kebakaran yang merenggut dua nyawa tersebut menambah perhatian terhadap pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan permukiman dan pertokoan. Penanganan dan penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kejadian sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mencegah peristiwa serupa terulang.
(Vivi)

0 Komen