post image

Viral! Warga Keluhkan Macet Parah Bertahun-Tahun di Babelan, Desak Asep Surya Atmaja Segera Bertindak

BEKASI – Keluhan masyarakat terkait kemacetan parah di jalur perbatasan antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi kembali mencuat dan viral di media sosial. Warga secara terbuka mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, untuk segera mengambil langkah konkret dalam membenahi akses jalan menuju wilayah Babelan yang dinilai tak kunjung tuntas.
Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Raya Bekasi Utara yang mengarah ke Babelan, tepat di titik perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bekasi. Dalam video yang beredar luas, terlihat antrean kendaraan mengular panjang dan nyaris tidak bergerak, terutama pada jam-jam sibuk.
Seorang warga yang merekam kondisi tersebut mengungkapkan bahwa perbaikan jalan memang sudah dilakukan di beberapa titik, khususnya dari arah Summarecon menuju Bekasi Utara. Namun, kondisi berbeda justru dirasakan saat memasuki wilayah Kabupaten Bekasi, di mana kemacetan semakin parah dan belum tersentuh penanganan optimal.
“Jalannya sudah bagus di beberapa titik, tapi begitu masuk arah Babelan, macetnya luar biasa,” ungkapnya dalam video yang kini ramai diperbincangkan.
Warga juga menegaskan bahwa persoalan ini bukanlah hal baru, melainkan sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi signifikan dari pemerintah daerah. Bahkan, pengguna jalan mengaku kerap terjebak hingga lebih dari 30 menit hanya untuk melewati satu titik kemacetan.
“Ini bukan baru terjadi, sudah lama sekali. Setiap tahun selalu macet tanpa perubahan berarti,” keluh warga lainnya.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat berharap adanya langkah cepat dan nyata dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, baik melalui percepatan pembangunan maupun pelebaran jalan, guna memperlancar konektivitas antarwilayah yang menjadi jalur vital aktivitas warga.
Selain itu, warga juga meminta agar pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di kawasan industri seperti Cikarang, melainkan merata hingga ke wilayah utara, termasuk Babelan yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian.
Desakan publik ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah daerah untuk segera merespons dengan kebijakan strategis dan solusi jangka panjang. Diharapkan, perbaikan infrastruktur yang merata dapat mengurangi beban kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas mobilitas masyarakat di wilayah Bekasi secara keseluruhan.(Redaksi)

0 Komen