post image

Pemkot Bekasi dan Densus 88 Perkuat Ketahanan Keluarga, Cegah Radikalisme dari Lingkungan Rumah

Kota Bekasi, Bintang_ Save.com  – Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat upaya menjaga ketahanan keluarga dan mencegah penyebaran paham radikalisme dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang digelar bersama Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kota Bekasi di Aula Kecamatan Pondok Melati, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua Forum PUSPA Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, Camat Pondok Melati Cecep Miftah Farid, jajaran TP PKK, kader PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga berbagai unsur masyarakat lainnya sebagai bentuk penguatan sinergi menjaga ketahanan sosial di tengah masyarakat.


Menariknya, kegiatan tersebut juga menghadirkan jajaran Densus 88 Anti Teror sebagai narasumber dan mitra strategis dalam memberikan edukasi terkait pencegahan radikalisme dan ekstremisme berbasis keluarga serta lingkungan sosial.
Kehadiran Densus 88 menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor guna memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham kekerasan dan intoleransi di lingkungan sekitar.

Melalui sosialisasi PUSPAGA, masyarakat diajak memahami pentingnya pola pengasuhan yang sehat, komunikasi keluarga yang harmonis, pendidikan karakter anak, hingga penguatan literasi digital guna mencegah munculnya konflik keluarga maupun pengaruh ideologi kekerasan sejak dini.
Ketua Forum PUSPA Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menegaskan bahwa pembangunan sebuah kota tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial masyarakatnya.
“Pembangunan Kota Bekasi hari ini tidak hanya berkembang dari sisi infrastrukturnya saja, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan masyarakatnya. Kesejahteraan keluarga, pendidikan karakter anak, serta ketahanan sosial masyarakat harus berjalan seiring agar Kota Bekasi menjadi kota yang maju, aman, nyaman, dan harmonis,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan, kader PKK, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif dimulai dari lingkup keluarga.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keluarga dan lingkungan sekitar. Pencegahan berbagai persoalan sosial, termasuk radikalisme, harus dimulai dari rumah melalui komunikasi yang baik, kepedulian, serta pengawasan bersama terhadap anak-anak dan lingkungan sosial kita,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi berharap kegiatan ini mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, organisasi perempuan, dan masyarakat sipil dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, inklusif, dan berdaya saing.
Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Pemkot Bekasi optimistis upaya menjaga persatuan, keamanan, dan masa depan generasi muda dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kota Bekasi yang semakin maju, aman, dan sejahtera.(TS/Dokpim)

0 Komen