post image

200 Tukang Becak Bekasi Bersiap Beralih ke Armada Listrik, Penghasilan Diharap Ikut Meningkat

  • Administrator
  • 23 Sep 2026
  • Nasional
  • 35 Lihat

BEKASI, bintang-save.com – Dua ratus tukang becak konvensional di Kabupaten Bekasi mulai dipersiapkan untuk beralih menggunakan becak listrik. Mereka mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengoperasian dan perawatan becak listrik yang digelar Yayasan Gerakan Sosial Nasional bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi di Pendopo Guest House Pemerintah Kabupaten Bekasi, Rabu (23/9/2026).

Bagi para pekerja sektor informal tersebut, program ini bukan sekadar pergantian kendaraan. Becak listrik diharapkan dapat mengurangi beban fisik yang selama ini menjadi bagian dari pekerjaan mereka sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan harian.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya diperkenalkan dengan cara mengoperasikan becak listrik. Mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai perawatan kendaraan, sehingga armada yang nantinya diterima dapat digunakan secara aman, optimal, dan berkelanjutan.

Kegiatan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra Ridwan Arifin, S.H., Darisalam, Wakil Ketua PAC Gerindra Tambun Selatan Febri, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Andi Auhadi, 200 peserta pelatihan, serta sejumlah tamu undangan.

Wakil Ketua PAC Gerindra Tambun Selatan, Febri, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap para penarik becak yang selama ini mengandalkan kekuatan fisik untuk mencari nafkah.

Menurutnya, melalui Yayasan Gerakan Sosial Nasional, bantuan becak listrik nantinya akan disalurkan kepada para tukang becak di wilayah Tambun Selatan dan sekitarnya.

"Melalui Yayasan Gerakan Sosial Nasional, nantinya akan disalurkan bantuan becak listrik kepada para tukang becak di wilayah Tambun Selatan dan sekitarnya," ujar Febri.

Febri menilai bimtek menjadi bagian penting sebelum bantuan diberikan. Para penerima harus memahami pengoperasian dan perawatan kendaraan agar bantuan tersebut benar-benar dapat menunjang aktivitas ekonomi mereka.

"Kami sangat berharap bantuan ini membawa perubahan nyata. Jika sebelumnya rekan-rekan tukang becak hanya mengandalkan tenaga fisik ekstra dan lebih banyak mengangkut barang, kini armada mereka sudah bertenaga listrik dan layak membawa penumpang," katanya.

Ia berharap perubahan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi para penerima, terutama dalam menghemat tenaga dan memperluas kesempatan memperoleh penghasilan.

"Tentunya, ini akan membuka pintu rezeki yang lebih luas, menghemat tenaga, dan secara langsung menambah penghasilan harian mereka," ungkap Febri.

Sementara itu, Ketua PAC Gerindra Tambun Selatan, Nanang Kosim, menegaskan jajarannya akan terus mendorong berbagai program yang dinilai dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Intinya kami berterima kasih atas partisipasi Gerindra untuk masyarakat tingkat bawah. Dalam realisasi becak listrik ini, insyaallah sangat bermanfaat untuk masyarakat, khususnya untuk Tambun Selatan," ujar Nanang.

Ia mengatakan keterlibatan dalam program sosial tersebut akan terus dilanjutkan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

"Kita di Gerindra Tambun Selatan akan terus bergerak untuk bersosial ke masyarakat, untuk bisa memberikan manfaat melalui program-program pemerintah maupun program-program Gerindra yang bisa direalisasikan untuk masyarakat," tegasnya.

Program bantuan tersebut masih akan melalui tahapan berikutnya. Panitia menyebut pelatihan gelombang kedua akan kembali digelar sebelum becak listrik diserahkan kepada para penerima.

Bantuan becak listrik itu direncanakan diserahkan secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.

Bagi para tukang becak, peralihan dari kendaraan konvensional ke armada listrik diharapkan menjadi perubahan dalam pola kerja mereka. Jika sebelumnya aktivitas mengandalkan tenaga fisik dan becak lebih banyak digunakan untuk mengangkut barang, armada listrik diharapkan dapat menunjang mobilitas dengan beban kerja yang lebih ringan, termasuk untuk melayani penumpang.

Karena itu, pelatihan pengoperasian dan perawatan menjadi bagian penting agar bantuan tidak berhenti sebatas penyerahan kendaraan. Para penerima diharapkan mampu menjaga dan memanfaatkan becak listrik tersebut sebagai sarana kerja yang produktif dalam jangka panjang.

Program ini pun diharapkan tidak hanya menghadirkan kendaraan baru bagi para tukang becak, tetapi juga memberi ruang bagi mereka untuk bekerja dengan beban fisik yang lebih ringan dan peluang ekonomi yang lebih terbuka. (Ccp) 

0 Komen