post image

Tantangan dan Peluang dalam Pemanfaatan Dana Desa di Kabupaten Bekasi: Meningkatkan Pengelolaan untuk Pembangunan yang Lebih Baik

Bekasi, Bintang Save.com – Dana Desa yang diterima oleh desa-desa di Kabupaten Bekasi memiliki peran yang sangat penting dalam mempercepat pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Rata-rata, setiap desa di Kabupaten Bekasi memperoleh dana sekitar 2 miliar rupiah, angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata dana desa yang diterima oleh desa-desa di Indonesia, yang berkisar sekitar 1 miliar rupiah. Besaran dana ini bervariasi, tergantung pada sejumlah faktor, termasuk jumlah penduduk, sektor industri, dan potensi pajak di setiap wilayah.

Faktor Penentu Besaran Dana Desa

Menurut Kepala Seksi Pengelolaan Dana Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Dedi Rustandi, besaran dana desa yang diterima oleh tiap desa tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah penduduk, tetapi juga oleh sektor industri dan potensi pajak yang ada di daerah tersebut. Hal ini menunjukkan pentingnya pengelolaan sumber daya lokal dalam meningkatkan alokasi dana desa, sehingga setiap desa dapat memaksimalkan potensi yang ada untuk kemajuan wilayahnya.

Tantangan dalam Pengelolaan Dana Desa

Meski dana yang diterima cukup besar, pengelolaan anggaran dana desa di Kabupaten Bekasi masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah kompleksitas dalam pengelolaan anggaran yang memerlukan ketelitian agar dana tersebut digunakan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Selain itu, dana desa juga dipengaruhi oleh bagi hasil pajak dan retribusi daerah. Daerah yang memiliki lebih banyak industri atau pasar akan menerima dana desa yang lebih besar. Hal ini memperlihatkan ketergantungan daerah terhadap potensi ekonomi lokal dalam mendukung pembangunan desa.

Peluang untuk Peningkatan Pengelolaan Dana Desa

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana desa, pemerintah daerah mendorong peningkatan koordinasi antara desa dan pemerintah kabupaten. Koordinasi yang baik ini diharapkan dapat memastikan alokasi dan pemanfaatan dana desa sesuai dengan prioritas kebutuhan masing-masing desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi terus melakukan pembinaan dan pengawasan yang ketat terhadap pengelolaan dana desa, dengan tujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaannya.

Strategi Pengelolaan Dana Desa yang Efektif

Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk menyusun anggaran desa dengan pendekatan yang lebih terarah, mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat serta perkembangan wilayah. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan alokasi dana yang lebih tepat sasaran dan optimal. Selain itu, sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten sangat penting dalam setiap tahap pengelolaan dana desa. Dengan melibatkan pemerintah kabupaten dalam perencanaan dan pengawasan, keselarasan kebijakan dapat lebih terjaga dan pengelolaan dana desa dapat lebih efektif.

Secara keseluruhan, pengelolaan dana desa di Kabupaten Bekasi menunjukkan perkembangan yang positif, meskipun masih terdapat tantangan yang perlu diatasi. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan masyarakat, dana desa diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pembangunan daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Harapan ini disampaikan Dedi Rustandi saat ditemui oleh Bintang Save di ruang kerjanya pada Senin, 23 Desember 2024.(TS)

0 Komen