post image

Putih Sari Ingatkan Warga Sumberjaya Tak Mudah Terprovokasi, Persatuan Jadi Kunci

  • Administrator
  • 26 Sep 2026
  • Nasional
  • 63 Lihat

BEKASI, bintang-save.com — Menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi menjadi pesan penting dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (26/9/2026).

Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari, mengajak masyarakat tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan menjaga persatuan tersebut semakin mengemuka setelah Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Gerindra, H. Darissalam, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Yang sulit adalah mengamalkannya. Tapi saya yakin dengan suksesnya pemilihan Kepala Desa Sumberjaya ini menandakan Sumberjaya sudah hebat dan semakin maju. Pesan saya kepada masyarakat, jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum pasti kebenarannya. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan untuk menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Darissalam.

Ia menilai keberhasilan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Sumberjaya yang berlangsung kondusif menjadi salah satu gambaran bahwa masyarakat mampu menjaga kebersamaan meski memiliki pilihan yang berbeda.

Karena itu, momentum tersebut dinilai penting untuk terus dirawat dengan mengedepankan semangat persatuan dan menghindari berbagai informasi yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, drg. Putih Sari menjelaskan, Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan bagian dari tugas anggota MPR untuk terus mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar materi yang perlu diketahui, tetapi harus terus dihidupkan melalui perilaku masyarakat.

“Hari ini tentunya sebagai bagian menjalankan tugas yang diamanatkan kepada seluruh anggota MPR untuk rutin melakukan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar. Ini memang bagian yang diatur dalam undang-undang, lebih kepada mengingatkan dan saling mengingatkan. Kalau mengajarkan, rasanya semua sudah tahu Pancasila dan Undang-Undang Dasar,” kata Putih Sari.

Ia menekankan, perjalanan Indonesia hingga saat ini tidak terlepas dari peran Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Karena itu, nilai-nilai kebangsaan perlu terus diperkuat agar tetap menjadi pijakan masyarakat dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan.

Kegiatan yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, Babinsa, Binmaspol Desa Sumberjaya, serta para Ketua RW se-Desa Sumberjaya itu juga menjadi ruang memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat.

Penjabat Kepala Desa Sumberjaya, Ike Rahmawati, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi Empat Pilar menjadi kesempatan penting bagi para pengurus wilayah untuk kembali memperkuat pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita sama-sama melaksanakan sosialisasi Empat Pilar. Karena memang sudah jarang sekali sosialisasi terkait hal ini. Jadi kita dengarkan dan ikuti bersama ilmu yang akan kita dapat, karena sebagai pemimpin wilayah, terutama RW, penting sekali untuk memahami dan mengamalkannya dalam membangun Desa Sumberjaya ke depan,” ujar Ike.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Sumberjaya terpilih, H. Dulloh Syafe’i. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada forum sosialisasi, tetapi dapat memperkuat soliditas masyarakat dan pengurus wilayah dalam menjalankan pembangunan desa.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu drg. Putih Sari selaku Anggota MPR RI dan Bapak H. Darissalam atas kehadirannya di Desa Sumberjaya. Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar ini, kami berharap masyarakat dan para pengurus wilayah semakin solid, bersinergi, serta mengamalkan nilai-nilai kebangsaan demi kemajuan dan keamanan Desa Sumberjaya ke depan,” kata Dulloh.

Dengan penguatan wawasan kebangsaan tersebut, sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, DPRD Kabupaten Bekasi, dan wakil rakyat di tingkat pusat diharapkan terus terjaga. Nilai persatuan pun diharapkan tidak sekadar menjadi pesan dalam kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumberjaya sehari-hari. (Ccp) 

0 Komen