post image

BLiSPI Youth Cup V Resmi Dibuka di Wibawa Mukti, 74 Tim Berebut Prestasi dan Tiket ke Kompetisi Internasional

  • Administrator
  • 25 Okt 2026
  • Nasional
  • 38 Lihat

BEKASI, bintang-save.com – Turnamen sepak bola usia dini BLiSPI Youth Cup V Piala Ketua DPD RI resmi dibuka di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/10/2026) pagi. Ajang yang berlangsung hingga 28 Oktober 2026 ini menjadi wadah bagi ratusan pemain muda dari berbagai daerah untuk mengasah kemampuan sekaligus membuka peluang menembus kompetisi sepak bola internasional.

Turnamen yang digagas Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) bersama Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) tersebut diikuti 74 tim dengan melibatkan 2.210 atlet serta 650 pelatih dan ofisial. Kompetisi mempertandingkan empat kelompok usia, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-16.

Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga berkesempatan meraih trofi, medali, sertifikat, dan uang pembinaan. Namun, lebih dari sekadar kompetisi, BLiSPI Youth Cup V menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan sepak bola usia dini sekaligus menjaring talenta-talenta potensial dari berbagai daerah.

Salah satu agenda utama dalam turnamen ini adalah talent scouting atau pencarian bakat di seluruh kelompok usia. Proses pemantauan pemain tersebut akan dipimpin legenda Timnas Indonesia, Rully Nere, untuk mengidentifikasi atlet-atlet muda yang dinilai memiliki potensi berkembang ke jenjang yang lebih tinggi.

Para pemain terpilih nantinya diproyeksikan memperkuat Tim Pelajar BLiSPI Indonesia yang direncanakan mengikuti turnamen internasional di sejumlah negara, di antaranya Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Malaysia.

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan, penyelenggaraan turnamen tersebut sejalan dengan upaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda di berbagai daerah untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui olahraga.

Menurutnya, DPD RI memiliki peran sebagai jembatan bagi aspirasi masyarakat dan daerah, termasuk mendorong perhatian serta kerja sama berbagai pihak agar anak-anak Indonesia memperoleh akses yang lebih baik terhadap fasilitas, pembinaan, dan kompetisi olahraga.

“Bonus demografi akan menjadi kekuatan apabila generasi mudanya sehat, berkarakter, terampil, dan memiliki ruang untuk berprestasi,” demikian pesan Sultan dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.

Ia menilai, pengembangan sepak bola usia dini membutuhkan dukungan bersama dari pemerintah pusat dan daerah, sekolah, klub, organisasi olahraga, pelatih, dunia usaha, hingga keluarga. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pembinaan atlet berlangsung secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada penyelenggaraan turnamen semata.

Melalui BLiSPI Youth Cup V, ia berharap semakin banyak pemain muda dari daerah yang memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, memperluas pengalaman bertanding, serta mempersiapkan diri menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ketua Umum BLiSPI Subagja mengatakan, organisasi yang dipimpinnya telah menjalankan pembinaan dan penyelenggaraan turnamen sepak bola pelajar sejak 2013. Selama 13 tahun perjalanan tersebut, BLiSPI terus berupaya membangun ruang kompetisi sekaligus mengembangkan potensi pesepak bola muda Indonesia.

Menurut Subagja, keterlibatan ribuan atlet, pelatih, dan ofisial dalam turnamen tahun ini menjadi modal penting untuk memperkuat basis data pemain serta memetakan potensi atlet dari berbagai daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami memiliki basis data pemain yang dapat menjadi acuan dalam proses pemantauan dan pembinaan atlet. Harapannya, semakin banyak pemain muda yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan membawa nama Indonesia di tingkat internasional,” ujarnya.

Subagja juga mengungkapkan rencana pengiriman pemain kelompok usia U-16 ke Korea Selatan. Para pemain tersebut diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman bertanding di luar negeri, tetapi juga kesempatan meningkatkan kemampuan melalui program pembinaan, termasuk bimbingan dari pelatih berpengalaman seperti Shin Tae-yong.

Ia menyebut sejumlah pemain yang pernah berkembang melalui pembinaan BLiSPI sebagai bukti pentingnya memberikan kesempatan kepada pesepak bola sejak usia dini. Salah satu nama yang disampaikannya adalah Egy Maulana Vikri, yang disebutnya sebagai produk pembinaan BLiSPI.

Subagja berharap turnamen ini dapat terus diselenggarakan secara konsisten sehingga menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya pemain-pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Pembukaan BLiSPI Youth Cup V turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, pejabat pemerintah, perwakilan diplomatik, dan insan sepak bola. Di antaranya Duta Besar Belarus, perwakilan Kedutaan Besar Vietnam, Ketua Asprov PSSI Jawa Barat Buky Wibawa, mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi Iman Nugraha, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Fathurrahman, serta Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto.

Dari unsur DPD RI, hadir Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, Alfiansyah atau Komeng, Jihan Fahira, L. Aanya Rina Casmayanti, dan Agita Nurfianti dari daerah pemilihan Jawa Barat. Sementara dari daerah pemilihan DKI Jakarta, hadir Fahira Idris, Happy Djarot, Prof. Dailami Firdaus, dan Achmad Azran.

Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan memperkuat dukungan terhadap pembinaan sepak bola pelajar di Indonesia. Melalui kompetisi ini, BLiSPI ingin memastikan bahwa pemain muda tidak hanya memperoleh pengalaman bertanding, tetapi juga belajar mengenai disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan semangat pantang menyerah.

BLiSPI Youth Cup V Piala Ketua DPD RI pun diharapkan menjadi momentum untuk membangun karakter generasi muda sekaligus memperluas kesempatan bagi talenta-talenta daerah menapaki jenjang sepak bola yang lebih tinggi, hingga berpeluang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (Ccp) 

0 Komen