Tiga ASN Terbaik Kabupaten Bekasi Bersaing di Tingkat Provinsi, Sekda Endin Samsudin Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Cikarang Pusat, Bintang_Save.Com – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan tiga ASN Kabupaten Bekasi dalam Penilaian ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan visitasi Tim Penilai dilaksanakan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (28/10/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan kompetensi, peningkatan profesionalisme, serta pemberian apresiasi kepada aparatur yang menunjukkan kinerja dan dedikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Kabupaten Bekasi mengirimkan tiga kandidat untuk mengikuti penilaian tersebut, terdiri atas satu ASN dari kategori Jabatan Administrator dan dua ASN dari kategori Jabatan Pengawas.
Ketiga kandidat tersebut adalah Fadly Marissatrio, S.E., M.IP., dari kategori Jabatan Administrator, serta Emalia Agustina, S.T., M.Si., dan Dr. R. Adi Pranaya, M.ArS., MKK., dari kategori Jabatan Pengawas.
Dalam kesempatan tersebut, Endin Samsudin menyampaikan bahwa keikutsertaan para kandidat bukan semata-mata untuk mengejar prestasi dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas, kapasitas, dan kontribusi ASN dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang semakin baik.
Menurutnya, penilaian ASN Berprestasi memiliki arti penting sebagai bentuk apresiasi terhadap aparatur yang terus berupaya meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, menunjukkan kedisiplinan, serta menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh motivasi bagi seluruh ASN untuk terus mengembangkan kemampuan diri, meningkatkan kualitas kinerja, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Prestasi seorang ASN tidak hanya diukur dari pencapaian individu, tetapi juga dari dampak positif yang dihasilkan bagi organisasi pemerintahan dan masyarakat luas.

Selain menjadi ajang penghargaan, penilaian tersebut juga diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang kompetitif secara sehat, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, aparatur pemerintah tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga dituntut adaptif terhadap perubahan, mampu menghadirkan solusi, serta memberikan pelayanan yang efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Keikutsertaan tiga kandidat tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Kabupaten Bekasi untuk menunjukkan komitmennya dalam membangun aparatur yang unggul dan berdaya saing di tingkat provinsi. Pemerintah daerah berharap pengalaman dan proses penilaian ini dapat menjadi motivasi bagi ASN lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas serta mengembangkan inovasi di lingkungan kerja masing-masing.

Endin Samsudin berharap ketiga kandidat dapat mengikuti seluruh tahapan penilaian dengan optimal dan meraih hasil terbaik, sehingga mampu membawa nama baik Kabupaten Bekasi hingga tingkat nasional.
Upaya meningkatkan kualitas ASN dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah. Sebab, keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang dirancang, tetapi juga oleh kemampuan aparatur dalam menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi program dan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan semangat profesionalisme, integritas, dan inovasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi diharapkan terus melahirkan aparatur yang kompeten, berprestasi, serta mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.(ADV)
0 Komen