post image

Tokoh Masyarakat Karl Sibarani Sesalkan Aksi Penjarahan Pascabanjir di Tapteng dan Sibolga

Tapanuli, Bintang Save.Com - 30 November 2025 — Tokoh masyarakat Tapanuli yang juga Ketua Umum PORSIB Indonesia (Parsadaan Ompu Raja Sibarani Indonesia), Karl Sibarani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya aksi penjarahan di sejumlah wilayah Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga pascabencana banjir yang melanda beberapa hari terakhir.

Dalam pernyataannya, Karl menegaskan bahwa bencana memang membawa penderitaan dan kesulitan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, maupun akses terhadap kebutuhan pokok. Namun ia menekankan bahwa tindakan penjarahan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun karena hanya memperburuk keadaan.

“Penjarahan justru mencederai semangat kebersamaan dan gotong royong yang seharusnya menjadi kekuatan masyarakat Tapanuli dalam menghadapi masa sulit ini. Di tengah penderitaan, yang dibutuhkan adalah solidaritas, kepedulian, dan ketertiban,” ujar Karl.

Ia menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, saling membantu, serta tidak terprovokasi melakukan tindakan melanggar hukum. Ia juga meminta warga mempercayakan proses penyaluran bantuan kepada pemerintah dan lembaga resmi, serta menyampaikan keluhan melalui jalur yang benar apabila terjadi kekurangan atau keterlambatan bantuan.

Karl juga mendorong Pemerintah Daerah, BPBD, dan seluruh pihak terkait agar bergerak cepat dalam penyaluran bantuan pangan dan logistik tanpa kendala birokrasi yang berbelit. Ia berharap mitigasi dan penanganan bencana dilakukan secara lebih optimal agar masyarakat tidak merasa terabaikan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi, termasuk TNI–Polri dan organisasi masyarakat, untuk menjaga keamanan serta memastikan bantuan tepat sasaran.

“Bencana ini harus menjadi pengingat tentang pentingnya kemanusiaan dan kepedulian bersama, bukan alasan untuk saling merugikan. Mari kita bangkitkan kembali Tapanuli dengan hati yang bersih dan semangat persaudaraan,” tutupnya. (TS)

0 Komen