Jumat Menanam di Situ Cibeureum Bekasi, Kolaborasi Dinas Kehutanan Jabar, Pemdes Lambangsari, dan Prabu PL Hijaukan Alam
BEKASI, bintang-save.com – Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digencarkan melalui kegiatan Jumat Menanam (Juna) yang digelar di kawasan Situ Cibeureum, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (3/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, puluhan bibit pohon ditanam sebagai langkah nyata memperkuat penghijauan sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian alam.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Cabang Wilayah I melalui Tim Edu Forest bersama Pemerintah Desa Lambangsari, LPM Desa Lambangsari, BBWS, Komunitas Prabu Peduli Lingkungan, serta sejumlah komunitas lingkungan lainnya.
Perwakilan Dinas Kehutanan Jawa Barat Cabang Wilayah I, Nurul Khoirot, menjelaskan bahwa Jumat Menanam merupakan program rutin yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Jawa Barat setiap hari Jumat sebagai bagian dari gerakan penghijauan.
"Hari ini kami bersama Tim Edu Forest melaksanakan kegiatan Jumat Menanam yang memang menjadi agenda rutin setiap hari Jumat di seluruh Jawa Barat. Kali ini kami berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Lambangsari, LPM Desa, serta Komunitas Prabu Peduli Lingkungan untuk menghijaukan kawasan Situ Cibeureum," ujarnya.
Dalam aksi penghijauan tersebut, lebih dari 50 bibit pohon ditanam di sekitar kawasan Situ Cibeureum. Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi mahoni, manggis, ketapang kencana, pinang, hingga jati yang diharapkan mampu memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang terbuka hijau sekaligus daerah resapan air.
Menurut Nurul, menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan menanam pohon. Kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah juga menjadi faktor penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
"Kami berharap kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus meningkat. Menjaga alam bukan hanya melalui penanaman pohon, tetapi juga dengan mengelola sampah organik maupun anorganik secara bijak," katanya.
Selain kegiatan penghijauan, Tim Edu Forest juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya alam melalui program ecoprint, yaitu pembuatan motif kain menggunakan dedaunan, serta pengolahan limbah organik menjadi eco enzyme yang memiliki nilai manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa Lambangsari, Yandi Hermawan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan penghijauan tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Kami mengapresiasi Dinas Kehutanan Jawa Barat, Tim Edu Forest, Komunitas Prabu Peduli Lingkungan, BBWS, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Penanaman pohon di kawasan Situ Cibeureum menjadi langkah positif untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem di Desa Lambangsari," ujar Yandi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak hanya menanam pohon, tetapi juga ikut merawatnya. Jika kepedulian terhadap lingkungan tumbuh bersama, maka manfaatnya akan dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang," tambahnya.
Ketua Prabu Peduli Lingkungan Simpul Cikarang Barat, Rudy Opu, mengatakan pihaknya secara konsisten menggelar kegiatan Jumat Menanam di berbagai wilayah sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan.
"Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan baik. Kami berharap penanaman pohon ini mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sejuk, dan nyaman. Dalam kegiatan kali ini kami juga menyumbangkan bibit pohon trembesi, albasia, dan pinang," ungkapnya.
Menurut Rudy, keberhasilan penghijauan sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam.
"Kami ingin mengajak masyarakat agar memiliki kesadaran untuk menanam, menjaga, dan merawat pohon sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," tuturnya.
Melalui sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, kegiatan Jumat Menanam di Situ Cibeureum diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Bekasi. Selain mempercantik kawasan, penghijauan juga berperan penting dalam menjaga kualitas udara, memperkuat resapan air, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat. (Ccp)
0 Komen